Prediksi Juara Liga Spanyol : Madrid, Barcelona Atau Atletico?

Liga Spanyol "tanpa Lionel Messi" didalamnya akhirnya bergulir.
Setelah bertahun-tahun, liga Spanyol musim 2021/2022 akan jadi yang pertama tanpa keberadaan mega bintang sepakbola dunia itu. Apakah akan mempengaruhi perhitungan kekuatan para calon juara?


Rasanya tidak
.
Perburuan gelar juara Liga Spanyol menurut saya masih akan berputar-putar diantara tiga klub yaitu Real Madrid, Barcelona dan Atletico Madrid. Pertanyaannya adalah, siapa diantara ketiga klub tersebut yang akan menjadi juara?

Ini adalah ulasan prediksi calon kuat juara liga Spanyol musim 2021/2022 dan tentunya akan fokus membahas kekuatan tiga kandidat utama yang sudah saya sebutkan diatas.

Real Madrid.
Runner up musim lalu yang gagal mempertahankan gelar juara mereka. Real Madrid tidak lagi ditangani Zinedine Zidane, salahsatu pelatih terbaik dalam sejarah klub tersebut. Bagusnya, pengganti Zidane juga bukan pelatih kacangan.

Adalah Carlo Ancelotti yang ditunjuk untuk menangani El Real. Pria Italia itu bukan wajah baru bagi Madrid. Don Carlo pernah menangani Madrid selama 2 musim di periode 2013/2014 dan 2014/2015.


Pencapaian Ancelotti bersama skuad Madrid cukup istimewa dimana dirinya membawa Marcelo dkk juara Liga Champions, Copa Del Rey, Piala Super Eropa dan Piala Dunia Antar Klub. 

Hmmm, ada yang janggal?.
Ya, Ancelotti gagal membawa Madrid juara Liga Spanyol selama dua musim bertugas disana. Kesempatan kedua ini tentu tidak akan disia-siakan Don Carlo.

Skuad Madrid pun terbilang masih istimewa meski sudah tidak ada Cristiano Ronaldo disana. Kepergian Sergio Ramos ke PSG diantisipasi manajemen dengan mendatangkan David Alaba dari Bayern Muenchen.

Alaba kemungkinan besar akan berduet dengan Nacho di sentral pertahanan. Nacho adalah pemain yang kerap menggantikan Ramos musim lalu untuk berduet dengan Varane.

Lini tengah Madrid masih mengandalkan trio Kroos Modric Casemiro dengan Valverde sebagai opsi yang akan menguatkan lini vital itu. Madrid masih oke ditahap ini.

Di lini serang, Gareth Bale kembali dari masa peminjaman di Tottenham Hotspurs. Bale mungkin jadi orang yang paling bahagia dengan kedatangan Ancelotti lagi ke Madrid.

Bale pertama kali hadir di Madrid bersamaan dengan periode pertama Ancelotti disana. Di tangan Ancelotti, Bale adalah bintang andalan dan jadi pemain penting yang memenangkan sejumlah gelar.

Itu artinya Madrid bisa bernapas lega karena mereka kini tidak hanya mengandalkan Karim Benzema semata tetapi juga pada Bale yang bertemu kembali dengan "pelatih favoritnya", Ancelotti.

Disisi lain, lini serang Madrid juga bisa mengandalkan Marco Asensio yang saya perhatikan semakin matang, terbukti lewat kinerjanya membawa timnas Spanyol lolos ke final sepakbola Olimpiade Tokyo.

Barcelona.
Musim kedua Ronald Koeman dan kali ini tanpa Messi. Apakah Barcelona akan menurun atau malah tampil lebih lepas tanpa mega bintang Lionel Messi?.

Lini belakang Barcelona masih mengandalkan duet Pique Lenglet dengan penambahan "The Next Gerrard Pique", Eric Garcia, alumnus La Masia yang dibesarkan di Manchester City.

Pada lini tengah, saya menyoroti keberadaan Pedri yang menurut saya semakin matang menjadi pemain kunci di lini vital tersebut. Kinerjanya bersama timnas Spanyol memperlihatkan bahwa pemain yang digadang-gadang sebagai penerus Andres Iniesta ini siap jadi aktor kunci di lini tengah Barca.

Lini depan akan sangat disoroti usai ditinggal Messi yang menjadi top skor Barcelona musim lalu. Sorotan utama tentunya akan tertuju pada Antoine Griezmann, pemain yang kerap dianggap gagal bersinar sebagaimana mestinya karena kilau seorang Messi.


Menariknya, Barca tidak hanya berharap pada Griezmann saja di lini depan.
Memphis Depay dan Sergio Aguero (bila keduanya berhasil didaftarkan) akan jadi tumpuan harapan. Disamping itu masih ada Ousmane Dembele dan Ansu Fati. Intinya lini serang Barca masih menjanjikan kengerian bagi lawan-lawan mereka.

Atletico Madrid.
Juara bertahan dan mungkin sangat menikmati apa yang sedang terjadi di kubu pesaingnya. Diego Simeone rasanya bisa bernapas lega melihat Zidane tak lagi bersama Madrid dan Messi sudah hengkang ke PSG.

Kekuatan utama Atletico Madrid terdapat di soliditas pertahanan mereka. Atletico paling sedikit kebobolan musim lalu dan aktor-aktor yang berperan untuk pencapaian itu seperti Jan Oblak, Stefan Savic, Gimenez masih ada dalam tim.

Di lini tengah, Atletico Madrid memperkuat diri dengan kedatangan Rodrigo De Paul, bintang Udinese asal Argentina yang baru saja membawa tim Tango juara Copa America. Komposisi De Paul bersama Kondogbia, Correa, Lemar dan Carrasco bakal makin mewah dihadapan lawan-lawan Atletico.

Pada lini depan, Luis Suarez yang jadi pembelian terbaik Atletico musim lalu masih menjadi andalan untuk mendulang gol. Disamping itu Atletico boleh berharap pada Joao Felix yang menurut saya kian matang sebagai "The next big star from Portugal after Cristiano Ronaldo".


Singkat ulas, Real Madrid, Barcelona dan Atletico masih akan jadi kandidat utama juara Liga Spanyol. Kondisi ini menutup pintu bagi kejutan-kejutan ala Cinderella Story dari Sevilla, Villarreal atau Valencia. Suka tidak suka, begitulah keadaannya.

Ulasan ini bisa juga disaksikan di channel YouTube Bung Rizma.
Klik link berikut:

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.