Prediksi Juara Liga Inggris : Chelsea Terdepan Bersama Duo Manchester

Liga Inggris musim 2021/2022 kembali bergulir dan seperti biasa, tentu menarik menganalisa klub mana yang menjadi calon kuat juara Premier League Inggris.


Dalam ulasan ini saya mengkerucutkan 3 calon kuat juara Liga Inggris karena menurut saya, sejauh tulisan ini dibuat, baru 3 klub inilah yang paling bisa mempersiapkan diri dengan baik menghadapi musim yang baru.

Tiga klub calon kuat juara Liga Inggris versi saya adalah Manchester United, Manchester City dan Chelsea. Apa alasannya? Coba simak ulasan berikut.

Manchester United.
Ini adalah runner up Liga Inggris musim lalu. Skuad Ole Gunnar Solskjaer tidak punya masalah kronis dengan lini serang mereka dimana Cavani dkk adalah tim tertajam kedua di Liga Inggris musim lalu lewat torehan 73 gol (hanya kalah dari Man City).

Manchester United (MU) masih mengandalkan Bruno Fernandes dan Edinson Cavani di lini serang mereka. Kabar bagusnya, meski musim lalu tidak menjalani musim penuh karena baru bergabung ke MU saat musim sedang berjalan di Oktober 2020, Cavani langsung kasih efek positif.


Penyerang asal Uruguay tersebut tokcer di lini depan MU dan membawa Red Devils lolos ke final Europa League. Nah, bayangkan dengan kini Cavani akan memulai musim sedari awal dan sudah beradaptasi dengan Liga Inggris di musim lalu.

Selain Cavani yang jadi andalan di depan, MU juga menambah kekuatan mereka dengan mendatangkan Jadon Malik Sancho dari Borussia Dortmund. Ini adalah pemain yang banyak berjasa bagi ketajaman Erling Haaland di Dortmund. Hal yang sama harusnya bisa dilakukannya untuk Cavani dan penyerang-penyerang MU.

Masalah utama MU musim lalu adalah lini pertahanan mereka. Meski berstatus runner up, MU kebobolan 44 gol dan jadi tim dengan pertahanan terburuk di 4 besar klasemen musim lalu. Suatu kondisi yang dicermati dengan baik oleh manajemen MU.

Old Trafford mendatangkan Raphael Varane, bek timnas Prancis dan eks Real Madris yang sudah kenyang berbagai gelar juara. Varane adalah jawaban atas kebutuhan tandem yang sepadan bagi Harry Maguire. 

Harry sering dikritik kurang tangguh mengawal pertahanan MU dimana menurut saya problem utamanya karena dia tidak memiliki tandem yang pas. Sosok yang sama bisa begitu kokoh di lini pertahanan Inggris karena keberadaan John Stones yang menjadi tandemnya dalam skuad The Three Lions. Nah, Varane harusnya bisa menutupi kebutuhan Maguire akan tandem yang sepadan tersebut.

Dengan kondisi ini artinya MU semakin tajam di depan dengan kematangan adaptasi Cavani dan kedatangan Jadon Sancho. Di lini belakang, mereka menemukan kepingan puzzle dalam diri Raphael Varane.

Manchester City.
Juara bertahan musim lalu dan memang sangat pantas jadi juara musim lalu. Skuad Pep Guardiola adalah tim tertajam di Liga Inggris dengan torehan 83 gol dan kondisi ini masih jadi senjata andalan mereka di musim 2021/2022. 

Meski ditinggal pergi Sergio Aguero, rasanya ketajaman lini serang City tidak akan terdampak mengingat striker Argentina itu memang sudah sangat berkurang kontribusinya di lini depan The Citizen.


Problem utama City adalah ketergantungan mereka pada Kevin de Bruyne, gelandang andalan mereka. Tengok bagaimana City kepayahan meladeni Chelsea di final Liga Champions ketika pemain Belgia tersebut ditarik keluar karena cedera.

Lubang masalah ini diamati dengan baik oleh manajemen The Citizen. Mereka bergerak cepat mendatangkan Jack Grealish, bintang Inggris asal Aston Villa. Keberadaan Grealish diharapkan menutupi ketergantungan pada Bruyne dan ini tentu bikin Man City makin kuat menjadi kandidat juara Liga Inggris.

Chelsea FC.
Mereka berakhir di posisi 4 musim lalu tapi kisah mereka di kompetisi 2020/2021 menyiratkan harapan terkait keberadaan Thomas Tuchel.

Pria Jerman itu datang musim lalu saat Chelsea sedang terlempar dari zona Liga Champions. Perlahan tapi pasti mantan arsitek PSG tersebut mengangkat permainan The Blues.


Timo Werner dkk lantas lolos ke Liga Champions lewat skema 4 besar klasemen, tembus di final FA Cup dan puncaknya menjuarai Liga Champions.

Itu semua dilakukan Tuchel dalam satu musim yang tidak penuh bersama Chelsea. Bayangkan bila Tuchel memulai musim dari awal? Logikanya Chelsea akan jadi klub yang lebih mengerikan di musim 2021/2022.

Apalagi The Blues sudah berupaya memperbaiki kondisi mereka. Pertahanan Chelsea adalah yang terbaik kedua musim lalu dan mereka masih akan diperkuat Rudiger, Thiago Silva dan deretan bek mapan lainnya.

Lini penyerangan adalah masalah utama Chelsea. Mereka hanya mencetak 58 gol dan jadi torehan terendah diantara penghuni 4 besar klasemen. Kondisi yang kemudian diantisipasi dengan menghadirkan Romelu Lukaku.

Kedatangan striker tajam Inter Milan yang sukses menghadirkan Scudetto di Italia seharusnya jadi obat bagi kelemahan lini serang Chelsea. Timo Werner dan Kai Haverts harus lebih meningkatkan performa mereka dengan kedatangan penyerang seperti Lukaku.

Kenapa Saya Tidak Menjagokan Liverpool?
Di mata saya Liverpool masih akan bersaing di papan atas Liga Inggris musim 2021/2022 tapi tidak untuk bersaing gelar juara.

Lini tengah The Reds ditinggal Wijnaldum dan saya belum melihat ada penambalan yang setimpal atas kepergian tersebut. Lini belakang Liverpol musim lalu mengkonfirmasi satu hal bahwa mereka sangat bergantung pada Van Dijk.

Ketika Van Dijk absen maka Liverpool mudah dibobol lawan mereka. The Reds memang berbenah dengan mendatangkan Ibrahima Konate tapi bagi saya dia belum teruji.
Ingat kasus Ozan Kabak kan?, digadang-gadang jadi tandem Van Dijk tapi hasilnya jauh panggang dari api.


Di luar 3 calon kuat juara Liga Inggris versi saya yaitu Manchester United, Manchester City dan Chelsea, ada klub yang berpotensi jadi kuda hitam yakni Arsenal, Tottenham Hotspurs dan Leicester City.

Khusus Leicester City, mereka bisa saja kembali bikin kejutan seperti era Claudio Ranieri. Skuad asuhan Brendan Rodgers sudah merengkuh trofi FA Cup musim lalu dan baru saja membuka gong musim 2021/2022 dengan trofi Community Shield.


Nah, itu dia calon kuat juara Liga Inggris versi saya. Ini hanya prediksi dan anda bisa saja punya pendapat berbeda. Kita nantikan saja apakah prediksi ini jitu atau tidak di akhir musim nanti.

Ulasan ini bisa juga disaksikan di channel YouTube Bung Rizma.
Klik link berikut :


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.