Inter Scudetto, Sekarang Juve Menyesal Pecat Sarri?

Ada dua klub yang mungkin paling merasa sedih dan gagal melihat keberhasilan Inter Milan meraih Scudetto Serie A 2021. Dua klub yang dimaksud adalah AC Milan dan Juventus.
Photo : Geety Images
AC Milan sempat menguasai puncak klasemen Liga Italia dan menjadi juara paruh musim. Sedangkan Juventus adalah juara bertahan Serie A selama 9 musim beruntun.

Namun menurut saya yang paling pantas meratapi kegagalan meraih trofi Scudetto adalah Juventus. Mengapa demikian?

AC Milan gagal menjadi juara Liga Italia adalah suatu hal yang biasa kini, bahkan menjadi kejutan bila Ibra dkk berhasil mengangkat trofi Scudetto tahun 2021. Akan tetapi melihat Juventus akhirnya lengser keprabon usai 9 musim menguasai Italia rasanya terasa luar biasa.

Atas hal ini wajar jika saya mengatakan Juve adalah yang paling tersakiti dengan kesuksesan Scudetto Inter Milan. Apalagi jika dirunut lebih jauh, ada andil blunder Juventus disini.

Blunder terbesar menurut saya adalah ketika manajemen Juventus memberhentikan Maurizio Sarri musim lalu meski mantan pelatih Chelsea itu sukses membawa Juventus meraih Scudetto. Alasan yang diajukan Juve kala itu karena melihat Ronaldo dkk gagal di Liga Champions dan tidak mulus-mulus amat meraih Scudetto.

Well, pemecatan itu saja sudah menjadi blunder dan makin diperparah dengan menunjuk Andrea Pirlo sebagai penggantinya.

Apa yang ada dalam pikiran manajemen Juventus? Mereka mengganti pelatih yang dua musim beruntun meraih trofi juara (Europa League Chelsea dan Scudetto Juventus) dengan seorang pria yang baru selesai lulus kursus kepelatihan.

Tidak perlu menunggu lama untuk melihat buruknya keputusan ini. Juventus tidak sama lagi. Mereka sulit menang dan mudah kehilangan poin. Alhasil mereka keteteran di Liga Italia dan gagal melangkah jauh di Liga Champions.

Pirlo mungkin berbakat sebagai pelatih tetapi langsung memberikannya posisi pelatih tim senior sekelas Juventus ibarat menyuruh murid SD berprestasi langsung masuk Perguruan Tinggi. 

Si Nyonya Tua seharusnya bisa berkaca pada Inter Milan. Pada akhir musim lalu sempat muncul isu pemecatan Antonio Conte usai gagal membawa Lukaku dkk Scudetto di musim perdananya menangani Nerrazurri.

Photo : Zimbio
Untungnya manajemen Inter tidak gegabah dan tetap mempercayakan tim kepada Conte. Progress Inter yang sempat bersaing di jalur Scudetto kala itu menjadi poin positif untuk tetap mempertahankan Conte.

Hal yang sama tidak dipikirkan manajemen Juventus. Mereka tidak menghargai keberhasilan Sarri langsung membawa Juventus Scudetto di musim perdana. Mimpi indah sukses di Liga Champions benar-benar membutakan mata mereka sehingga kegagalan di kompetisi itu langsung jadi faktor utama pemecatan Sarri.

Jika mau berandai-andai, bila saja Sarri masih diberikan kepercayaan menangani Juve maka belum tentu Inter Milan mampu meraih Scudetto musim ini. Faktanya di musim lalu Sarri sukses mengalahkan Conte dalam adu strategi perburuan Scudetto.

Sayang sekali, disadari atau tidak tapi blunder Juventus ikut "memuluskan" perjalanan Inter Milan meraih Scudetto musim ini.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.