Selamat Tinggal Era Messi Ronaldo, Selamat Datang Era Haaland Mbappe

Kegagalan Juventus dan Barcelona melaju di Liga Champions musim ini usai disingkirkan Porto dan PSG tidak hanya bermakna kegagalan dua klub elit Italia dan Spanyol.

Photo : AFP
Kegagalan itu juga berarti absennya dua mega bintang sepakbola dunia di fase perempat final Liga Champions musim ini. Sebuah pemandangan yang mengisyaratkan akhir sebuah era.

Kejadian Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi tersingkir lebih awal di fase gugur Liga Champions bukan sekali dua kali terjadi. Menjadi menarik karena sudah dua musim beruntun kedua mega bintang itu tak kuasa melaju sampai minimal fase semifinal, fase yang biasanya akrab dengan keduanya.

Musim lalu Barcelona dipermalukan kekalahan telak 2-8 dari Bayern Munich di fase perempat final. Musim ini Messi bahkan tidak sanggup membawa Barca melaju ke fase perempat final.

Adapun Juventus musim lalu gagal melaju ke perempat final usai ditaklukkan Lyon. Sedangkan musim ini gantian Porto yang menyingkirkan Ronaldo dkk. Porto dan Lyon adalah dua lawan yang diatas kertas harusnya bisa dilewati Juve namun Ronaldo tidak sanggup membantu Si Nyonya Tua untuk itu.

Kegagalan Ronaldo dan Messi di Liga Champions berbarengan dengan makin mengkilapnya performa dua bintang muda Kylian Mbappe dan Erling Haaland. 

Musim lalu Erling Haaland menduduki posisi ketiga top skor Liga Champions berkat ledakan 8 golnya untuk Borussia Dortmund. Mbappe lebih tokcer lagi berkat unjuk aksi membawa PSG lolos ke partai final meski kemudian takluk dari Bayern Munich.

Musim ini kinerja keduanya makin mengkilap. Mbappe dan Haaland sama-sama mencetak gol dan mengantarkan timnya lolos ke perempat final Liga Champions. Haaland dan Mbappe juga bersaing di posisi top skor sementara dengan Haaland memimpin lewat 10 gol dan Mbappe menempel dengan 6 golnya.

Photo : Eurosport
Pemandangan dua bintang saling bersaing ini mengingatkan kita pada masa-masa dimana Ronaldo dan Messi terus bersaing ketat setiap musimnya. Haaland dan Mbappe bak mengulangi rivalitas Ronaldo dan Messi dahulu.

Ketiadaan Ronaldo dan Messi di fase perempat final Liga Champions disaat kinerja Haaland dan Mbappe tengah mengkilap seakan menegaskan bahwa tengah terjadi peralihan generasi mega bintang sepakbola dunia. 

Suka tidak suka, Ronaldo dan Messi yang sudah berkepala 3 memang tengah mendekati akhir era keemasan mereka. Tongkat estafet sudah siap diteruskan oleh pemain-pemain yang lebih muda.

Melihat "kekompakan" Ronaldo dan Messi absen di perempat final Liga Champions musim ini dan gemilangnya kinerja Mbappe dan Haaland maka bolehlah kita menyebutkan selamat tinggal era Messi Ronaldo, selamat datang era Haaland Mbappe.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.