Tidak Akan Ada Keajaiban Barcelona Di Leg Kedua Nanti

Barcelona kalah telak 1-4 dari PSG di kandangnya sendiri dalam laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions musim 2020/2021. Yaahh, saya tahu, saya tahu, sebagian besar fans Barca pasti masih menyimpan harapan akan terjadi remontada alias comeback ajaib di leg kedua nanti.

Photo : AFP
Barcelona sudah pernah merealisasikan hal mustahil itu pada babak yang sama di Liga Champions musim 2016/2017. Kebetulan pula saat itu lawannya pun sama yakni PSG.

Kala itu, Barcelona yang masih diperkuat Neymar dan Suarez sebagai pendamping Messi di lini depan takluk 0-4 dari PSG pada laga leg pertama di Paris. Hampir mustahil menemukan celah Barca akan lolos usai ditundukkan begitu telak oleh tim sebagus PSG.

Keajaiban terjadi. Leg kedua di Camp Nou menyajikan remontada yang diharapkan. Messi dkk menang dramatis 6-1 dan membawa aggregat 6-5 untuk kelolosan skuad asuhan Luis Enrique ke babak selanjutnya. Serunya, gol penentu kelolosan Barca tercipta di detik-detik terakhir masa injury time.

Keajaiban inilah yang saya yakini ada dalam pikiran fans Barca saat ini.
Bahwa tim kesayangan mereka akan mengulangi kejadian "aneh tapi nyata" itu. Pikiran yang menurut saya tidak akan terjadi.

Mengapa?
Sederhana saja. Kondisinya tidak sama dan tidak bisa disamakan dengan saat remontada terjadi. Satu hal yang paling terlihat beda adalah jika dulu Barca gantian menjamu PSG maka kali ini misi mustahil itu harus dilakukan di markas PSG.

Okelah dimasa pandemi ini nyaris tidak ada lagi pengaruh laga kandang dan tandang karena tim bermain tanpa suporter fanatik, tetapi tetap saja Barca tidak akan bisa mengulangi comeback ajaib mereka di leg kedua nanti.

Bayangkan saja, PSG bisa menang telak meski mereka tidak diperkuat Neymar. Apalagi jika nanti di leg kedua Neymar sudah ikut turun berlaga.

Barcelona yang dikalahkan PSG barusan juga bukan Barcelona versi bayangan karena pada kekalahan 1-4 tersebut  pemain-pemain penting Barca turun berlaga. Ditambah lagi sebenarnya Barca datang ke laga ini dalam kondisi mental positif usai menang telak di La Liga.

Alasan berikutnya menurut saya mengapa Barca tidak akan mampu membalikkan keadaan di leg kedua nanti adalah karena Barca saat ini tidak sebaik Barca-nya Luis Enrique di musim 2016/2017. Kala itu Barca masih diperkuat trio Messi Neymar Suarez yang legendaris itu dan itu jelas modal bagus untuk membuat keajaiban.

Photo :Getty Images
Sebagai catatan, Barca di musim itu pun sebenarnya ga bagus bagus amat karena pada akhir musim mereka gagal menjuarai Liga Champions dan Liga Spanyol. Hanya trofi Copa Del Rey saja yang mampu dimenangkan Barca ketika itu.

Bandingkan dengan Barcelona hari ini. Keberadaan Antoine Griezmann  Ousmane Dembele dan Ansu Fati jelas tidak sepadan untuk dibandingkan dengan trio Messi Neymar Suarez kala itu. Barcelona di tangan Ronald Koeman sejauh ini juga tidak meyakinkan performanya.

Jadi, atas dasar kondisi-kondisi tersebut, rasanya teramat sulit bagi Barca untuk bisa membalikkan keadaan di leg kedua nanti. Fans Barca harus terima kenyataan bahwa tim kesayangan mereka memang akan tersingkir dari Liga Champions musim ini di tangan PSG.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.