Tersingkir Meski Cuma Butuh Imbang Untuk Lolos, MU Memang Kebangetan


Rasanya tidak pernah terlintas sedikit pun dalam pikiran fans Manchester United (MU) bahwa tim kesayangan mereka akan tersingkir dari Liga Champions. Harry Maguire dkk hanya membutuhkan satu poin saja di laga terakhir grup H. Apalagi lawan MU “hanya” RB Leipzig, klub yang mereka bantai 5-0 pada pertemuan pertama di fase grup.

Photo : News Beezer
Keyakinan skuad asuhan Ole Gunnar Solskjaer makin meninggi karena sebelum berhadapan dengan RB Leipzig, mereka meraih kemenangan beruntun keempat di Liga Inggris usai menundukkan West Ham 3-1.

Hanya kesialan tingkat tinggi yang tampaknya bisa menggagalkan MU mengamankan satu poin untuk lolos ke dari fase grup. Apesnya, kesialan tingkat tinggi itu beneran terjadi. MU takluk 2-3 dan gagal melangkah lebih jauh di Liga Champions edisi 2020/2021.

Tanda-tanda hari buruk bakal menimpa MU sudah terlihat sejak awal laga. Angelino mencetak gol cepat di menit ke 2 untuk membawa Leipzig mengejutkan Maguire dkk. Belum hilang shock usai gol pertama itu, 11 menit kemudian Amadou Haidara menambah luka di kubu MU lewat gol kedua yang bersarang ke gawang David De Gea.

Jeda istirahat rupanya tidak berarti banyak bagi MU. Entah apa yang disampaikan Ole di ruang ganti, tetapi MU tidak membaik di babak kedua dan kebobolan lagi di menit 69 oleh gol ketiga, kali ini dari Justin Kluivert.

Waktu hanya tersisa sekitar 20 menit dan MU sudah tertinggal 3 gol. Marcus Rashford dkk memandang mission impossible di depan mata dan kali ini mereka tidak sedang berhadapan dengan Southhampton atau West Ham di Liga Inggris, dua lawan yang tetap bisa mereka kalahkan meski harus tertinggal lebih dulu.

MU pada akhirnya takluk 2-3 dan memang pantas merasakan kekalahan tersebut. Who Scored mencatat Bruno Fernandes dkk menang penguasaan bola 55,3 berbanding 44,7 serta unggul jumlah shots sebesar 19 berbanding 9. Namun semuanya tak berarti karena mereka kebobolan 3 gol dan hanya bisa memasukkan 2 gol.

RB Leipzig memang bukan lawan sembarangan. Mereka adalah semifinalis Liga Champions musim lalu. Musim ini pun mereka masih beredar di papan atas Bundesliga Jerman dan baru saja menahan imbang 3-3 raksasa Bayern Munich sebelum menjamu MU.

Dengan hanya kebutuhan 1 poin di laga ini, MU sepantasnya bisa mengamankan hasil seri untuk berangkat ke fase gugur. "Kami harus melihat pada diri kami sendiri karena ini bukan hasil yang baik untuk klub tersingkir dari Liga Champions di fase grup. Kami sangat kecewa" ujar kapten MU Harry Maguire dikutip dari IG resmi MU @manchesterunited, Rabu (9/12/20).

Photo : Daily Express
Sayang seribu sayang, analisa diatas kertas hanya sebatas analisa. MU gagal memaksakan hasil seri meski sudah mengejar ketertinggal 0-3 menjadi 2-3. Ironisnya, 2 gol MU bisa dikatakan berbau keberuntungan lewat sebuah penalti dan gol bunuh diri.

Singkat cerita, ini memang bukan malam bagi MU untuk bersuka cita lolos ke fase gugur Liga Champions. MU harus merelakan diri tampil di Europa League

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.