Prediksi Juara Liga 1 2020 - Bali United (Lagi)


Liga 1 2020 bergulir kembali mulai 29 Februari 2020. Tahun 2020 menjadi musim keempat dari Liga 1 atau musim kesebelas dari kasta tertinggi kompetisi sepakbola profesional di Indonesia sejak pembentukan Liga Super Indonesia pada 2008. Siapa yang berpeluang besar menjadi tim terbaik di Indonesia pada akhir musim nanti? Berikut prediksinya.

Bali United juara Liga 1 musim lalu - Photo : CNN Indonesia

Ada 18 tim yang akan bertarung di Liga 1 2020 dengan komposisi 15 tim dari Liga 1 2019 dan 3 tim promosi dari Liga 2 yaitu Persik, Persita dan Persiraja. Agar prediksi ini lebih singkat dan to the point, saya langsung pilih saja tim-tim yang menurut saya punya peluang untuk meraih gelar juara Liga 1 2020.

Mengacu pada komposisi pemain, profil pelatih dan riwayat tim di Liga Indonesia, setidaknya ada 5 tim yang saya nilai berpeluang menjadi juara Liga 1 2020. Lima tim itu adalah Bali United, Persija Jakarta, Bhayangkara FC, Persebaya Surabaya dan PSM Makassar.

Di luar lima tim diatas sebenarnya masih ada nama Persib, Arema, Madura United, Barito Putera sampai Persipura yang layak jadi kandidat juara tapi tidak saya pilih. Kenapa? Jika ada kesempatan maka penjelasannya akan saya ulas pada tulisan yang terpisah karena selain akan jadi tulisan yang sangat panjang, prediksi ini fokus pada calon juara bukan pada calon pecundang. Setuju?

Kembali ke laptop. Lima tim yang saya jagokan bakal jadi juara Liga 1 2020 adalah Bali United, Persija Jakarta, Bhayangkara FC, Persebaya Surabaya dan PSM Makassar. Tentu harus ada satu yang menjadi nama tim terdepan untuk saya prediksikan menjadi juara. Tim manakah itu?

Well, saya menjagokan Bali United akan kembali menjadi juara Liga 1. Pilihan saya ini adalah pilihan yang berpeluang keliru. Tercatat sejak era Liga Super Indonesia kemudian berganti nama menjadi Liga 1, belum ada satupun tim juara yang berhasil meraih back to back winner alias mampu juara dalam dua musim beruntun. Lalu mengapa saya tetap menjagokan Bali United jadi juara musim ini?

Saya punya keyakinan bahwa tim kebanggaan warga Bali ini punya kemampuan mematahkan “kutukan sejarah” tersebut. Bali United punya semua modal yang dibutuhkan untuk kembali menjadi juara. Satu hal yang tidak dimiliki secara utuh oleh para pesaingnya. Coba kita cek satu persatu.

Dari sisi pelatih, Bali United masih akan dinakhodai seorang Stefano Teco Cugurra. Pria asal Brazil ini sudah membuktikan tangan emasnya dengan membawa Bali United juara musim lalu. Hebatnya, prestasi juara bersama Serdadu Tridatu menjadi pembuktian kapasitasnya sebagai pelatih jempolan karena pada musim sebelumnya dirinya juga menjadi juara Liga 1 bersama Persija Jakarta.

Punya faktor pelatih bermental juara, Bali United juga didukung komposisi skuad yang mentereng. Tidak cukup berpuas diri dengan skuad musim lalu, Bali United memperkuat diri musim ini dengan mendatangkan sejumlah nama populer di ranah sepakbola tanah air.

Gavin Kwan Adsit, Nadeo Argawinata, Hariono, M Rahmat sampai Lerby Eliandry adalah beberapa nama yang merapat ke Bali United. Deretan nama ini jelas menjadi tambahan amunisi yang bagus bagi skuad asuhan Teco yang sudah memiliki pemain bintang seperti Stefano Lilipaly, Ricky Fajrin, Spasojevic, Paulo Sergio dan lainnya.

Pelatih bagus dan skuad bagus. Ini adalah kombinasi terbaik untuk menjadi juara kembali. Tambahkan pula karakter supporter mereka yang relatif jauh dari masalah sehingga Bali United bisa dipastikan sulit dikenakan hukuman bertanding tanpa supporter atau bermain di luar kandang yang terkadang jadi laga “kehilangan poin”.

Nadeo Argawinata, kiper baru Bali United - Photo : Liputan 6

Satu-satunya hal yang harus diwaspadai Bali United adalah perihal konsentrasi mereka karena harus bertarung juga di kompetisi antar klub Asia. Pada Liga 1 2017, Bali United nyaris juara dan berakhir di posisi runner up. Posisi mereka melorot tajam ke peringkat 11 klasemen pada di Liga 1 2018 namun berhasil bangkit dan juara di Liga 1 2019.

Catatan ini memperlihatkan bagaimana Bali United yang mentas di kompetisi Asia pada 2018 gagal menjaga fokus dan terlempar dari 10 besar klasemen. Kondisi tersebut tidak terjadi pada musim lalu dimana Bali United fokus bertarung di Liga 1 dan kemudian berhasil menjadi juara. Hal serupa juga terjadi saat mereka nyaris juara di Liga 1 2017.

Bertarung di kompetisi antar klub Asia dialami lagi Bali United musim ini. Tetapi dengan keberadaan pelatih bagus dan komposisi pemain yang merata di semua lini, rasanya Bali United tidak akan mengalami permasalahan untuk bertarung di dua kompetisi.

Artinya hambatan terbesar mereka untuk juara Liga 1 lagi sudah diantisipasi dengan mempertahankan Teco di kursi peracik taktik dan mendatangkan sejumlah pemain bagus. Dengan ini semua, Bali United siap untuk menjadi juara Liga 1 2020.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.