Plus Minus Dilarang Bermain Di Eropa Bagi Man City


Sudah jatuh tertimpa tangga. Itulah yang tengah menimpa Man City saat ini. Disaat harapan mempertahankan gelar juara Premier League Inggris makin menipis (jika tidak ingin dikatakan mustahil), berita buruk datang menghampiri mereka. The Citizens disanksi UEFA larangan bermain di kompetisi sepakbola Eropa selama dua musim karena melanggar aturan Financial Fair Play.

Man City tidak boleh bermain di Eropa - Photo : Soccer Laduma

Sebagai klub yang tergolong elit di level Eropa, sanksi ini jelas memberikan sejumlah dampak tidak hanya bagi internal Man City tetapi juga bagi eksternal klub asuhan Pep Guardiola itu. Apa saja dampak yang mungkin bakal segera dirasakan The Citizens akibat sanksi ini? Berikut ulasannya.

Liga Champions Kehilangan Tim Kuat
Tim-tim Eropa yang sering keok melawan Man City di Liga Champions pasti sedang bersujud syukur menyambut sanksi ini. Ketiadaan nama Man City dalam daftar klub yang bertarung di Liga Champions dalam dua musim kedepan membuat persaingan sedikit berkurang. Yah sedikit saja, karena Liga Champions bukan hanya Man City. Masih ada Real Madrid, Barcelona, Juventus, Inter Milan atau Manchester United, ups salah ketik.

Pep Guardiola Bisa Hengkang
Sudah sejak musim lalu nama mantan pelatih Barcelona dan Bayern Muenchen ini dikait-kaitkan dengan sejumlah nama klub papan atas Eropa. Dari Juventus, Barcelona sampai AC Milan yang tidak tahu diri ikut-ikutan memburu Pep Guardiola.
Dengan kondisi Man City tidak akan berlaga di Liga Champions dalam dua musim beruntun maka Pep bisa saja tergoda berpindah ke lain hati karena Pep bukanlah Kla Project yang “Tak Bisa Ke Lain Hati”.

Sejumlah Bintang Man City Pindah Klub
Liga Champions bagaimanapun adalah sebuah magnet. Bisa bermain di kompetisi itu nyaris setara dengan pengalaman merumput di ajang sekelas Piala Dunia.  Sangat wajar jika kemudian akan banyak klub elit Eropa yang mencoba menggoda pemain-pemain bintang Man City untuk pindah ke klub yang punya peluang besar bermain rutin di Liga Champions.
Pada titik ini, manajemen The Citizens punya kesempatan melihat pemain mana saja yang loyal, kuat imannya dan mana yang mata duitan, silau dengan nafsu duniawi.

Sergio Aguero Tidak Akan Kemana-Mana
Satu pemain yang saat ini mungkin menyesali ucapannya di masa lalu adalah Sergio Aguero. Pada 2014, pemain asal Argentina ini pernah memberikan pernyataan akan terus bertahan di Man City sampai berhasil membawa klub itu juara Liga Champions.
Mungkin itu hanya ucapan biasa tetapi ketika dirinya kini sudah berstatus legenda Man City maka ucapan tersebut kini berubah menjadi janji yang pembuktiannya akan terlihat saat Man City kini dikenakan sanksi bermain di Liga Champions.
Makanya Bro, jangan asal bicara kalo ga yakin

Man City saat menjuarai Liga Inggris - Photo : Talk Sport

Liga Inggris Berpotensi Dikuasai Man City
Ada sisi positif Man City tidak berkompetisi di Eropa yaitu mereka akan lebih fokus mengarungi Premier League Inggris. Yap, Man City tidak perlu repot-repot lagi merotasi pemain demi kebugaran tim saat melakoni laga akhir pekan di Inggris dan tengah pekan di Eropa.
Jika sudah begini keadaannya, Man City akan jadi tim yang sangat kuat di Liga Inggris dan makin sulit aja Man United mengakhiri puasa gelar Liga Inggris. Becanda nih

Nah itulah beberapa ulasan dampak sanksi larangan bermain di Eropa yang menimpa Man City. Ada plus minusnya, tinggal Man City saja yang harus bersikap bijak menghadapi kondisi ini. Mereka bisa meredam dulu ambisi di Eropa dan sembari itu menyusun kekuatan internal dengan merajai Liga Inggris. Mumpung tidak terganggu jadwal Eropa.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.