Tangani Madura United, RD Masih Pelatih Papan Atas Atau Bukan?


Mundur 10 tahun kebelakang dari hari ini, jika kita bertanya siapa pelatih sepakbola terbaik dari Indonesia maka niscaya nama Rahmad Darmawan (RD) akan muncul dalam daftar. Pelatih yang akrab dipanggil Coach RD ini bisa dikatakan sebagai pelatih asal Indonesia terbaik pada masa itu.

RD pelatih baru Madura United - Photo : Liputan 6

Ya, 10 tahun yang lalu, RD tengah menangani Sriwijaya FC dan diklub inilah dirinya menasbihkan diri sebagai pelatih lokal terbaik. Bagaimana tidak, Sriwijaya FC dibawanya menjalani salahsatu periode terbaik dalam sejarah klub asal Palembang tersebut. Menangani Sriwijaya FC pada 2007 sampai 2010, RD membawa klub itu menjadi juara Liga Indonesia musim 2007/2008. Tidak hanya itu, RD juga melengkapi gelar juara tersebut dengan hattrick juara Copa Indonesia 2008, 2009 dan 2010.

Konsistensi RD menyumbang gelar juara setiap musimnya kala membesut Sriwijaya FC membawanya ke kursi pelatih timnas U23. Bersama Garuda Muda, RD memang gagal menyumbangkan emas di ajang Sea Games tetapi capaian dua final alias dua perak Sea Games 2011 dan 2013 bukanlah hal yang buruk.

Menjadi buruk karena kemudian selepas itu RD bak kehilangan sentuhan juara. Sejumlah klub yang ditangani RD setelah menukangi Sriwijaya FC gagal dibawanya menuju tangga juara. Padahal klub-klub yang mempercayakan diri ditangani RD termasuk klub-klub populer tanah air yang punya ambisi sekaligus amunisi skuad dan modal untuk menjadi juara. Sebut saja nama Persija, Arema, Persib sampai Sriwijaya FC sendiri.

Konfirmasi RD (mungkin) sudah kehilangan sentuhan juara terlihat di Liga 1 musim lalu saat melatih PS Tira Persikabo. Klub tersebut sempat dibawanya menjadi kuda hitam dengan bertengger di papan atas klasemen selama beberapa pekan. Namun seperti kehilangan magis, perlahan tapi pasti inkonsistensi menghinggapi performa klub tersebut dan berujung pada pemecatan RD dari kursi pelatih.

Kondisi ini patut diwaspadai oleh Madura United. Klub asal Pamekasan itu mempercayai RD sebagai pelatih baru untuk Liga 1 2020. Sebuah tantangan menanti RD karena meski belum pernah meraih gelar juara, Madura United klub yang terbilang konsisten beredar di papan atas klasemen Liga Indonesia.

Madura United berada di posisi 5 Liga 1 2019 - Photo : Bola Tempo

Soccerway mencatat klub tersebut berada di posisi 5 klasemen Liga 1 2017, turun ke peringkat 8 Liga 1 2018 dan kembali berada di posisi 5 klasemen pada Liga 1 2019. Artinya secara performa, musim lalu klub pimpinan Haruna Soemitro itu tengah berada di trek yang bagus.

Dengan sudah 10 tahun lamanya tidak merasakan gelar juara bersama klub yang ditanganinya, nama RD sebagai pelatih lokal papan atas mulai memudar. Madura United tampaknya berani mengambil resiko bila menimbang fakta ini. RD bersama Madura United bisa kembali membangun nama sebagai pelatih jempolan atau malah semakin terkubur diantara kisah sukses masa lalu yang usang.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.