Tak Selamanya Main Kandang Itu Enak, Lihatlah PSS Sleman


Klub mana yang tidak menikmati bermain di kandang sendiri? Laga kandang adalah saat terbaik bagi sebuah klub meraup keuntungan non teknis. Bermain dihadapan pendukung setia memberikan tambahan motivasi bagi skuad dan disisi lain mampu menghadirkan kegugupan mental bagi lawan. Kondisi tersebut membuat peluang meraih kemenangan jadi lebih besar. Tapi benarkah demikian adanya?

Tanyakan hal ini pada PSS Sleman dan anda akan mendapati jawaban yang tidak biasa. Ya, klub kesayangan warga Sleman ini justru sedang tidak baik-baik saja dengan performa di laga kandang. Skuad asuhan Seto Nurdiantoro dicatat Soccerway hanya meraih 2 kemenangan dalam 5 laga kandang terakhir. Sisanya berakhir dengan hasil 2 imbang dan 1 kalah.

PSS Sleman kurang bagus di laga kandang - Photo : Bola Tempo

Mundur lebih jauh ke 10 laga kandang terkini, PSS Sleman bahkan hanya memenangi 3 laga dihadapan pendukung setia mereka. Adapun sisa 7 laga lainnya berakhir dengan 6 hasil imbang dan 1 kali kalah. Dua kemenangan terakhir PSS Sleman di kandang sendiri juga tidak bisa dibanggakan karena diraih dari Kalteng Putra dan Badak lampung, dua klub yang berstatus penghuni zona degradasi.

Anomali memang jika berbicara performa PSS Sleman di laga kandang. Secara keseluruhan, klub ini bahkan lebih sering meraih kemenangan di laga tandang yaitu sebanyak 6 kali kemenangan di markas lawan berbanding 5 kemenangan di kandang sendiri. Pun demikian jika berbicara hasil seri. PSS Sleman tercatat dipaksa bermain imbang sampai 8 kali di kandang sendiri berbanding 2 hasil seri yang terjadi di laga tandang.

Catatan ini patut dicermati Seto Nurdiantoro. Pasalnya dalam 4 laga sisa di Liga 1 2019, Derry Rachman dkk masih akan menjalani dua laga kandang dan dua laga tandang. Jika tidak segera menemukan cara untuk memaksimalkan laga kandang, maka hasil-hasil buruk berpotensi menanti tim promosi tersebut.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.