Tren Buruk Laga Tandang Mengancam Barito Putera


Barito Putera menjadi penyumbang pemain terbanyak bagi timnas senior Indonesia untuk menghadapi lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2022 melawan Malaysia pada 19 November 2019 di Kuala Lumpur. Dilansir dari Indosport, Sabtu (9/11/2019), tiga pemain Barito yaitu Gavin Kwan, Rizky Pora dan Bayu Pradana mendapat panggilan membela timnas.

Entah apakah Barito Putera bisa berbangga diri atau tidak dengan fakta tersebut, tetapi rasanya klub asal Banjarmasin itu lebih baik mawas diri. Lima hari usai perjalanan timnas Garuda ke Malaysia, Barito Putera ditunggu laga tandang pada Minggu 24 November 2019. Memang ada jeda 5 hari dari tugas timnas namun status laga tandang adalah “sesuatu” bagi Barito Putera.

Barito Putera buruk di laga tandang - Photo : Bola Net

Skuad asuhan Djajang Nurjaman dicatat Soccerway sedang berada dalam tren buruk di laga tandang. Bayangkan saja, dari 5 laga tandang terakhir mereka di Liga 1 2019, Bayu Pradana dkk tidak sekalipun menang! Rinciannya, mereka menderita 2 kekalahan dan 3 hasil seri. Lebih jauh lagi, Barito Putera kebobolan 7 gol dalam 5 laga dan hanya sekali saja mencatatkan clean sheet.

Tren buruk ini semestinya disikapi dengan ekstra hati-hati karena tanpa kemenangan dalam 5 laga tandang terakhir sudah membuat Barito Putera kehilangan 12 poin alias hanya bisa meraih 3 poin dari potensi 15 poin yang bisa diperjuangkan. Dengan pemanggilan 3 pemain Barito Putera ke skuad timnas Indonesia yang terbang ke Malaysia, bisa dipastikan persiapan Laskar Antasari untuk mengakhiri tren buruk laga tandang menjadi tidak maksimal.

Adalah tugas Djajang Nurjaman untuk meracik strategi terbaik demi menuntaskan hasil buruk di laga tandang yang sudah berjalan sampai 5 laga beruntun. Barito Putera hanya berjarak 4 poin dari zona degradasi sehingga tren buruk di laga tandang tidak bisa ditolerir meski pada kenyataannya selalu berat untuk meraih poin di kandang lawan.

Tulisan ini juga dimuat di www.pasukanmaung.id

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.