Timnas Ditekuk Malaysia, Barito Putera Harus Tanggung Jawab (Sebuah Analisa Putus Asa)


Ada sebuah cocoklogi unik dalam kekalahan 0-2 timnas Indonesia dari tuan rumah Malaysia dalam lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2022 di Kuala Lumpur pada 19 November 2019. Timnas Indonesia yang ditangani Caretaker Yeyen Tumena pada laga itu menurunkan tiga pemain Barito Putera. Gavin Kwan dan Bayu Pradana menjadi bermain penuh selama 90 menit lebih sedangkan Rizky Pora merumput sejak menit ke 78. Lalu apa yang unik dari hal ini?

Well, Barito Putera adalah klub terbanyak yang menyumbang pemain ke skuad Garuda untuk melawan Malaysia. Ini sebuah catatan unik karena sejatinya Barito Putera bukan tim papan atas seperti Bali United, Persipura atau Madura United. Tiga pemain Barito Putera yang dipanggil adalah pemain yang memiliki peran menggalang pertahanan tim.

Indonesia kalah dari Malaysia - Photo : Bolaskor

Gavin Kwan dan Rizky Pora biasa beroperasi sebagai bek sayap sedangkan Bayu Pradana dikenal sebagai gelandang bertahan, palang pintu pertama dari serangan balik lawan. Secara sekilas terlihat bahwa Yeyen Tumena ingin mengandalkan punggawa klub asal Banjarmasin itu  untuk menggalang pertahanan timnas. Dan disinilah letak permasalahannya.

Yeyen Tumena mungkin melupakan bahwa Barito Putera adalah satu dari tiga klub dengan pertahanan terburuk di Liga Indonesia musim ini. Soccerway mencatat, Badak Lampung yang berada di zona degradasi adalah yang terburuk di lini belakang karena sudah kebobolan 51 gol dalam 28 laga. Barito Putera bersama Arema menjadi yang terlemah berikutnya di lini pertahanan karena sama-sama sudah kebobolan 45 gol dalam 27 laga.

Menjadi sebuah ironi ketika pemain bertahan dan gelandang bertahan dari klub dengan lini pertahanan buruk di Liga 1 2019 justru dipilih menjadi starter bermain penuh dan pemain pengganti dalam laga internasional. Apakah ini kemudian jadi salahsatu hidden factor kekalahan timnas Indonesia dari Malaysia? Entahlah, namanya juga cocoklogi.

Tulisan ini juga dimuat di www.pasukanmaung.id

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.