Man City Adalah Superman Tetapi Liverpool Adalah Kryptonitenya


Jika Manchester City adalah Superman maka Liverpool adalah Kryptonitenya. Demikianlah gambaran rivalitas The Citizen dan The Reds. Bukan tanpa alasan mengumpamakan keduanya seperti itu. Who Scored memperlihatkan  bahwa Man City kerap kesulitan meraih kemenangan saat melawan Liverpool.

Liverpool selalu sulit dikalahkan Man City - Photo : BBC

Tidak perduli apakah laga digelar di kandang Man City atau di markas Liverpool, The Citizen selalu merasakan yang namanya menjadi fakir kemenangan. Dari 6 laga terakhir Liverpool melawan Man City, The Reds memenangkan 3 laga dan 2 laga lain berakhir seri serta hanya sekali saja Man City bisa mengambil kemenangan.

Rekam statistik inilah yang akan menghantui skuad asuhan Pep Guardiola kala melangkahkan kaki memasuki lapangan hijau Stadiun Anfield pada Minggu (10/11/2019). Mereka punya tantangan sejarah yang sulit untuk ditaklukkan.

Sergio Aguero sendiri telah mengakui betapa sulitnya menundukkan Liverpool. “Liverpool selalu jadi lawan yang menyusahkan. Mereka adalah pesaing terkuat kami. Hanya Liverpool yang bisa membuat kami terluka di Liga Inggris” ujar striker asal Argentina itu dikutip dari Goal.

Pertemuan Liverpool menjamu Man City sesungguhnya berpotensi menjadi laga yang seru. Keduanya adalah penghuni posisi 1 dan 2 klasemen sementara. Kemenangan Liverpool akan semakin menjauhkan selisih poin yang kini berjarak 6, sedangkan kemenangan Man City akan mendekatkan jarak dengan puncak klasemen.

Tidak hanya berstatus dua penghuni puncak klasemen sementara, Man City dan Liverpool juga tercatat sebagai dua tim dengan penguasaan bola terbaik sejauh ini. Saling bersaing untuk urusan ball possession, Liverpool dan Man City juga tercatat sebagai dua tim dengan shoot per game terbanyak dengan Sergio Aguero dan Mohamed Salah menjadi perwakilan masing-masing klub.

Klopp paham cara mengalahkan Guardiola - Photo : Independent ie

Meski demikian, angin sejarah tampaknya berhembus ke kubu Sadio Mane dkk. Selain rekor dalam 6 pertemuan terakhir yang lebih baik, status The Reds sebagai tuan rumah menguatkan status favorit. Dalam tiga kesempatan terakhir menjamu Man City di Anfield, Liverpool tak terkalahkan dengan meraih hasil sekali menang serta dua laga seri.

Anfield akan menjadi tantangan yang berat untuk ditaklukkan Pep Guardiola bersama anak asuhnya. Apalagi jika menimbang bahwa Liverpool belum terkalahkan dalam 43 laga kandang terakhir di ajang Premier League Inggris. Pep dan Man City benar-benar bertemu kryptonite mereka kali ini.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.