Masalah Utama Persija Musim Ini? Lini Serang Tumpul


Perjuangan Persija untuk bertahan di Liga 1 Indonesia dipastikan tidak semakin mudah. Juara bertahan Liga 1 itu kini hanya terpaut satu poin dari jurang degradasi usai hanya bermain imbang 0-0 dengan PSS Sleman pada Kamis (24/10/2019). Hasil seri tanpa gol di laga tandang tersebut semakin menegaskan kelemahan Persija yang tampak nyata musim ini.

Soccerway mencatat tim Macan Kemayoran memiliki kendala dalam urusan mencetak gol di laga tandang.  Marko Simic dkk baru mencetak 21 gol dari 22 laga yang sudah dilakoni. Parahnya, hanya 9 gol yang lahir di laga tandang. Catatan ini ikut membuat Persija terpuruk menjadi tim dengan lini penyerangan terburuk kedua di Liga 1 musim ini, hanya lebih baik dari PSIS yang baru mencetak 15 gol.

Lini serang Persija terburuk kedua musim ini di Liga 1 - Photo : Liputan 6

Ketergantungan pada Marko Simic tampaknya menjadi salahsatu alasan mengapa urusan mencetak gol ini menjadi pelik bagi Persija. Marko Simic sudah mencetak 15 gol dalam 22 laga yang sudah dijalani Persija. Catatan ini membuat penyerang Kroasia itu bersaing ketat dengan Alex dos Santos Golncalves (Persela) yang memiliki satu gol lebih banyak yaitu 16 gol. Kinerja Simic ini tentu jadi prestasi individu yang positif baginya tetapi jika berbicara kepentingan klub maka Persija sesungguhnya tidak pantas menepuk dada dengan kondisi ini.

Ketidakmampuan Persija menambah lebih banyak lagi pundi-pundi gol yang dibutuhkan sudah berimbas teramat negatif bagi perjalanan mereka musim ini. Skuad asuhan Edson Tavares bahkan sampai 8 kali gagal mencetak gol dari 22 laga. Persija butuh segera mereparasi kinerja lini serang mereka jika ingin bertahan di Liga 1 Indonesia.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.