Jarang Menang, Sekalinya Menang Kalteng Putra Malah Dituding Suap


Mimpi buruk apa sebenarnya Kalteng Putra? Cerita soal klub ini lebih banyak sedihnya ketimbang bahagianya. Disaat performa klub tidak sesuai harapan dan terancam degradasi, klub kota Palangkaraya itu malah diterpa sejumlah kondisi yang tidak mengenakkan. Mulai dari latihan yang terganggu asap kebakaran hutan, gajian telat dan terkini tudingan suap.

Kemenangan 2-0 atas Persela Lamongan pada Minggu, (27/10/2019) seharusnya membawa euforia kegembiraan karena itu adalah kemenangan perdana setelah dalam 8 laga sebelumnya tidak pernah menang. Namun seperti enggan menjauh dari nasib buruk, kemenangan itu malah berbuntut tudingan suap.

Kalteng Putra diterpa isu pengaturan skor - Photo : Inews

Dilansir dari Tirto, Selasa (29/10/2019), Satgas Antimafia Bola Jilid 2 mengamankan 9 orang yang diduga melakukan pengaturan skor. Enam diantaranya bertindak sebagai perangkat pertandingan yaitu wasit, asisten wasit 2, wasit cadangan, inspektur wasit dan match commissioner. Adapun sisanya adalah bendahara tim Kalteng Putra, bendahara Panpel Kalteng Putra dan LO Kalteng Putra.

Meski kemudian 9 orang diatas dibebaskan karena tidak ada bukti match fixing tetapi kejadian terlanjur menambah daftar berita miring mengenai Kalteng Putra. Kondisi I Gede Sukadana dkk beserta tim pelatih yang belum menerima gaji selama dua bulan membuat mereka rentan untuk tergoda ambil bagian dalam praktek match fixing. Jika solusi tidak segera diberikan maka hal-hal seperti ini bisa mempengaruhi kinerja tim.

Bagaimanapun, kemenangan 2-0 atas Persela Lamongan bukan sebuah kemenangan yang luar biasa. Tim asal Lamongan itu harus bermain dengan 10 pemain di kandang Kalteng Putra karena kartu merah M. Zainuri di menit 79. Tambahkan juga fakta bahwa Persela dan Kalteng Putra sama-sama berstatus tim papan bawah musim ini.

Gajian telat dan tudingan suap dari kemenangan yang ditunggu-tunggu berpotensi mengganggu kondisi mental tim. Kalteng Putra perlu membuktikan diri bahwa mereka pantas tetap bertahan di Liga 1 dan untuk itu Kalteng Putra butuh lebih dari sekedar kemenangan yang berbuntut tudingan suap.

Tulisan ini juga dimuat di www.pasukanmaung.id

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.