Tanpa Hamka Hamzah, Pertahanan Arema Terancam Rapuh


Kemenangan telak 4-0 Arema atas PSS Sleman di Stadion Kanjuruhan Malang (24/9/2019) seharusnya disambut suka cita oleh pendukung Arema. Kemenangan itu jadi kemenangan perdana setelah dalam 4 laga sebelumnya Arema tidak kunjung meraih 3 poin. Namun harga mahal yang harus dibayarkan dari kemenangan tersebut bikin Aremania deg-degan.

Tiga poin yang didapatkan Arema dari PSS Sleman bak meminta tumbal karena mereka harus kehilangan Hamka Hamzah. Bek tengah sekaligus kapten tim itu terkena hukuman akumulasi kartu kuning dan dipastikan tidak dapat turun berlaga pada pertandingan selanjutnya melawan Persib Bandung.

Hamka Hamzah absen karena akumulasi kartu kuning - Photo taken from Akurat
Kehilangan Hamka Hamzah sendiri bukan sekedar kehilangan sosok kapten di lini pertahanan tetapi juga kehilangan sosok yang sangat berpengaruh bagi tim. Soccerway mencatat bek berusia 35 tahun itu adalah pemain dengan menit bermain terbanyak kedua dalam skuad Arema saat ini. Sepanjang Liga 1 2019, Hamka sudah melahap 1620 menit bermain dalam 18 laga, hanya kalah dari Makan Konate yang sudah beredar selama 1710 menit dalam 19 laga.

Mengantisipasi kehilangan Hamka, Pelatih Arema konon sudah menyiapkan penggantinya. “Kami siapkan Hanif Sjahbandi sebagai penggantinya” ujar Milomir Seslija seperti dikutip dari Bola (25/9/2019). Keputusan yang terbilang aneh karena Hanif sejatinya bukan pemain bertahan. Pemuda 22 tahun itu aslinya memiliki posisi sebagai gelandang tengah dan musim ini baru melahap 801 menit bermain dalam 14 laga.

Tampaknya kehilangan Hamka Hamzah benar-benar menjadi permasalahan bagi Arema. Bukan hal yang mudah mendapatkan penggantinya di lini pertahanan. Arema dipaksa bekerja ekstra keras demi menambal lubang yang ditinggalkan Hamka Hamzah. Sanggup?

Tulisan ini juga dimuat di www.pasukanmaung.id

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.