Sulitnya Jadwal Timnas Dan Liga Untuk Seiring Sejalan


Bentrok kepentingan klub dengan timnas berpotensi besar terjadi saat kualifikasi Piala Dunia 2022 kembali bergulir. Timnas Indonesia yang dijadwalkan turun berlaga melawan UEA pada 10 Oktober dan dilanjutkan melawan Vietnam pada 15 Oktober direncanakan berangkat lebih awal ke UEA pada 2 Oktober untuk keperluan adaptasi.

Permasalahan muncul disini karena Liga 1 masih akan menggelar laga pekan ke 22 pada 2-5 Oktober. Artinya, sejumlah klub yang pemainnya membela timnas akan turun berlaga tanpa diperkuat pemain andalan mereka.

Madura United, Bali United dan Persija jadi tiga klub yang bakal paling merasakan dampak dari bentrokan jadwal timnas dan liga ini. Ketiga klub ini tercatat sebagai klub yang paling banyak menyumbangkan pemain ke timnas Garuda. Simon McMenemy memasukkan empat nama pemain Madura United kedalam skuad melawan UEA dan Vietnam. Mereka adalah Beto Goncalves, Andik Vermansyah, Zulfiandi dan Muhammad Ridho.
Andik dan Beto, skuad Madura United di timnas Indonesia - Photo taken from Tribunnews
Dari Persija, McMenemy memanggil Andritany Ardhiyasa, Riko Simanjuntak, Novri Setiawan dan Rezaldi Hehanusa. Sementara Bali United harus melepaskan Wawan Hendrawan, Stefano Lilipaly, Ricky Fajrin dan Irfan Bachdim untuk menjalankan tugas bela timnas.

Kehilangan pasti akan dirasakan oleh klub yang ditinggalkan pemainnya disaat Liga 1 masih menggelar laga. Madura United contohnya. Muhammad Ridho adalah pilihan nomor satu dibawah mistar gawang. Ridho dicatat Soccerway sudah melahap 1489 menit bermain dalam 17 laga. Bandingkan dengan cadangannya, Satria Tama yang baru bermain selama 207 menit dalam 3 laga.

Di lini tengah Madura United, Zulfiandi dan Andik tercatat sebagai dua dari tiga gelandang yang paling sering dimainkan. Tercatat Zulfiandi sudah merumput dalam 18 laga dan Andik sebanyak 15 laga. Jangan tanyakan bagaimana krusialnya peran Beto di lini serang. Striker gaek ini adalah pencetak gol terbanyak Madura United saat ini dengan 12 gol.

Bentrok jadwal timnas dan Liga 1 seharusnya bisa diantisipasi jika PSSI dan PT Liga Indonesia Baru mampu menyusun jadwal dengan baik. Nasi sudah jadi bubur, pada akhirnya kepentingan timnas harus didahulukan dan dititik ini Madura United bersama Bali United dan Persija ditantang untuk tetap kompetitif tanpa pemain andalan mereka.

Tulisan ini juga dimuat di www.pasukanmaung.id

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.