Nasibmu Persipura, Tidak Bisa Bermain Di Kandang Sendiri


Persipura Jayapura tengah memendam rindu yang dalam kepada Stadion kandang mereka. Klub asuhan Jacksen Tiago itu masih terikat “larangan” tidak boleh bermain di Stadion Mandala Jayapura.  Stadion terbesar di Papua itu sedang dalam tahap persiapan menyambut PON 2020 yang akan dihelat di Jayapura.

Kondisi ini tentu tidak ideal bagi sebuah tim yang tengah menanjak bangkit. Ya, usai berpisah dengan Luciano Leandro dan memulangkan Jacksen Tiago ke tanah Papua, Boaz Salossa dkk perlahan tapi pasti menunjukkan kinerja yang baik. Pantas jika kondisi yang memaksa mereka tidak dapat memainkan laga kandang di Stadion Mandala Jayapura dianggap merugikan. “Secara psikologis, pemindahan laga kandang (bukan di Jayapura) merugikan kami” ujar Jacksen dilansir dari Tirto (11/9/2019).

Pelatih asal Brazil itu benar adanya. Bermain di kandang merupakan sebuah keistimewaan karena sebuah tim bakal mendapatkan dukungan melimpah dari suporter yang hadir. Apalagi peran suporter sebagai pemain ke 12 bagi sebuah tim termasuk penting dalam sepakbola. Perannya memang tidak masuk ke wilayah teknis permainan tetapi lebih condong ke wilayah non teknis berkenaan dengan mental, motivasi dan semangat pemain.
Persipura sementara tidak bisa bermain kandang di Jayapura - Photo taken from Tribunnews
Jangan sepelekan faktor mental, motivasi dan semangat bagi kinerja sebuah tim. Sebelas orang yang tengah kelelahan berlari di tengah lapangan bisa menjadi segar kembali melihat dan mendengar sorakan teriakan suporter yang ada di tribun penonton. Semakin banyak suporter yang hadir di stadion mendukung sebuah tim tentu sorakan pembangkit semangat itu bakal makin terasa.

Wajar jika bermain di kandang sendiri dianggap sebagai satu keuntungan psikologis bagi tim manapun. Berlaga di kandang sendiri artinya bertanding dihadapan membludaknya penonton yang bisa dipastikan merupakan pemain ke 12 yang akan selalu memberikan bantuan non teknis sepanjang laga.

Persipura sendiri saat ini memilih untuk bermarkas di Sidoarjo. “Kami bermain di Sidoarjo tetapi menginap di kawasan Surabaya Barat yang dekat dengan UNESA” kata Jacksen seperti dikutip dari Bola (21/9/2019). Stadion Gelora Delta Sidoarjo otomatis menjadi kandang bagi Persipura saat menjamu lawan-lawan mereka. Situs resmi Liga Indonesia mencatat dalam tiga laga kandang beruntun Persipura pada pekan ke 20, 21 dan 22 saat menjamu Persib, PSM Makassar dan Tira- Persikabo dilaksanakan di Stadion Gelora Delta Sidoarjo.

Kondisi ini boleh jadi merupakan keuntungan bagi lawan-lawan Persipura terutama bagi klub yang berasal dari Pulau Jawa. Pada laga berstatus kandang bagi Persipura, kondisi dalam stadion bisa bertolak belakang dari yang seharusnya. Alih-alih menjadi laga kandang bagi Persipura, pertandingan di Stadion Gelora Delta Sidoarjo malah bisa berubah menjadi seperti laga kandang bagi klub lawan. Menarik melihat bagaimana Persipura beradaptasi dengan situasi tidak ideal ini.

Tulisan ini juga dimuat di www.pasukanmaung.id

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.