Prediksi Final Liga Champions 2019 - Tottenham Hotspurs Juara

Untuk kali pertama, Jurgen Klopp akan memasuki laga final Liga Champions dalam posisi diunggulkan. Pelatih Liverpool asal Jerman itu sudah dua kali mencicipi partai puncak kompetisi antar klub Eropa paling bergengsi tersebut dan keduanya dilakoni dalam status underdog.
Tottenham Hotspurs tidak diunggulkan juara Liga Champions - Photo taken from TalkSport
Klopp pertama kali merasakan kerasnya laga final Liga Champions pada tahun 2013 kala membesut Borussia Dortmund melawan favorit juara Bayern Muenchen. Hasilnya? Tim asuhannya kalah 1-2 dari Manuel Neuer dkk. Bukan hasil yang mengejutkan karena Dortmund kala itu memang tidak diunggulkan menang atas Muenchen, salahsatu raksasa Liga Champions.

Kesempatan kedua menjadi penguasa Eropa datang musim lalu saat Klopp membawa Liverpool melaju ke final untuk bersua Real Madrid. Meski kali ini membawa tim yang memiliki sejarah kuat di Liga Champions, sejatinya Liverpool tetap tidak difavoritkan dihadapan sang juara bertahan El Real.

Benar saja, The Reds kemudian takluk 1-3 dalam laga yang diwarnai blunder Loris Karius, kiper Jerman di bawah mistar gawang Liverpool. Untuk kali kedua Klopp kembali gagal menaklukkan Eropa.

Kini situasi berbeda dihadapi Jurgen Klopp. Tim asuhannya adalah unggulan di laga final Liga Champions. Dipandang dari sudut manapun, Sadio Mane dkk lebih pantas untuk difavoritkan menjadi Raja Eropa tahun ini.

Liverpool dan Spurs sudah dua kali bertemu di Liga Inggris musim ini dan keduanya dimenangkan oleh The Reds dengan skor 2-1. Ini adalah petunjuk pertama bahwa Liverpool asuhan Klopp lebih baik dari skuad Pochettino musim ini.

Petunjuk kedua berupa rekor pertemuan Liverpool dan Spurs yang juga berpihak pada juara Liga Champions 5 kali itu. Soccerway mencatat kedua tim sudah 170 kali bertemu dimana Liverpool memenanginya sebanyak 79 kali dan Spurs hanya 48 kali keluar sebagai pemenang. Di level kompetisi Eropa sendiri keduanya pernah bertemu di semifinal UEFA Cup 1972/1973 dengan keunggulan agregat 2-2 bagi Liverpool.

Masih kurang? Posisi akhir Liverpool di Liga Inggris musim ini yang lebih baik daripada Spurs juga patut dijadikan acuan selain fakta bahwa rekor pertemuan Klopp dan Pochettino juga mengunggulkan Liverpool. Klopp sudah pernah 9 kali beradu taktik melawan Pochettino dan hasilnya dimenangkan Klopp 4 kali, seri 4 kali dan hanya sekali saja kalah.
Nah dengan sejumlah fakta statistik diatas, masihkah pantas untuk lebih menjagokan Spurs dihadapan Liverpool pada laga final Liga Champions Minggu, 2 Juni 2019 dini hari nanti?

Kabar baik bagi Spurs, di tengah banyaknya prediksi yang menjagokan Liverpool, tidak sedikit figur papan atas di dunia sepakbola yang melihat peluang Spurs untuk membuat keajaiban. Ya, akan jadi hal luar biasa jika nantinya Spurs memenangkan gelar Liga Champions musim ini.

Dikutip dari Daily Star, mantan bintang Barcelona, Ronaldinho sudah mengunggulkan Spurs sejak anak asuh Pochettino itu lolos ke babak semifinal. “Hasil yang diraih Spurs atas Man City yang merupakan salahsatu tim terbaik di Liga Champions menunjukkan bahwa mereka bisa bersaing. Jika mereka terus melaju dan bermain dengan karakternya maka Spurs bisa menjadi juara” ujar pemenang trofi Liga Champions 2006 itu.

Ronaldinho tidak sendiri, The Special One Jose Mourinho juga mengunggulkan Spurs sejak fase semifinal. “Saya tidak akan kaget jika Spurs atau Ajax menjuarai Liga Champions” ujar mantan Manager MU itu kepada Soccerway. Well, kita kemudian menjadi saksi bahwa diantara Spurs dan Ajax yang melaju ke final adalah Spurs.

Dukungan berikutnya datang dari mantan Manager Spurs Harry Redknapp yang mengaku sebagai penggemar berat Liverpool. “Saya fans Liverpool tetapi saya punya feeling bahwa ini akan jadi tahun untuk Tottenham Hotspurs. Mereka sudah melalui drama demi drama lewat gol di menit akhir laga dan VAR. Saya merasakan nama Spurs tercatat di trofi Liga Champions tahun ini” tegas Redknapp dikutip dari Daily Mail.

Ya, dua kali Spurs lolos dari lubang jarum dalam perjalanan menuju laga final. Keberuntungan VAR kala melawan Man City dan gol di menit akhir laga melawan Ajax dimana semuanya terjadi di kandang lawan. Seakan-akan nasib tengah membawa Lucas Moura dkk kepada takdir mereka tahun ini untuk menjadi juara Liga Champions.

Diluar pendapat minim yang menjagokan Spurs, terselip sebuah fakta statistik yang bisa dijadikan rujukan untuk menjagokan Spurs. Dikutip dari UEFA, dalam 6 final Liga Champions yang mempertemukan dua klub dari negara yang sama, 4 kali dimenangkan oleh tim yang dilabeli status sebagai tuan rumah.

Meski sejatinya tidak ada tuan rumah pada laga yang dihelat di tempat netral ini, tetapi label tuan rumah tetap diberikan kepada tim yang disebutkan duluan dan mendapatkan hak memakai kostum utama atau kandang mereka. Dan Spurs adalah tuan rumah pada laga final melawan Liverpool nanti.

Jadi kesimpulannya, Liverpool sangat pantas diunggulkan dalam final Liga Champions di Stadion Wanda Metropolitano nanti berkat sejumlah keunggulan yang mereka kantongi. Anak asuhan Klopp sudah dua kali menaklukkan Spurs musim ini, sudah berpengalaman tampil di final Liga Champions serta memiliki rekor pertemuan yang lebih baik dihadapan Spurs.

Tetapi, Spurs juga pantas untuk dijagokan. Mereka melaju ke final untuk kali pertama dalam sejarah mereka setelah lolos dari fase grup berat yang berisikan PSV, Barcelona dan Inter Milan. Mereka juga melewati hadangan dua tim kuat dengan cara dramatis yang sukar dipercaya kala menyingkirkan Man City dan Ajax. Kondisi yang membuat Ronaldinho, Jose Mourinho dan Harry Redknapp menjagokan Spurs juara Liga Champions musim ini.
Spurs melalui kemenangan dramatis ke final Liga Champions - Photo taken from Sportskeeda
Sejujurnya saya tidak bisa menemukan faktor teknis yang bisa sangat mengunggulkan Spurs dihadapan Liverpool. Meski demikian, bukankah laga final sepakbola kerap memunculkan pemenang yang tidak diduga-duga? Toh Liverpool pernah merasakannya di Istanbul 2005 saat membalikkan keadaan tertinggal 0-3 dari AC Milan.

Ingat lagi bagaimana Ajax secara mengejutkan juara Liga Champions usai menaklukkan raksasa Eropa asal Italia AC Milan pada tahun 1995. Keajaiban yang diulangi oleh Borussia Dortmund pada tahun 1997 ketika menundukkan Juventus dan dilakukan juga oleh Chelsea saat menjuarai Liga Champions dengan menaklukkan Bayern Muenchen pada laga final 2012 yang dihelat di markas Muenchen!

Jadi, dalam sepakbola terutama pada laga-laga final, keajaiban bukan hal yang mustahil dan Spurs menunjukkan banyak keajaiban dalam perjalanan mereka ke partai final. Rasanya untuk kali ini saya memilih mengikuti feeling Ronaldinho, Mourinho dan Harry Redknapp. Yap, saya prediksikan Tottenham Hotspurs akan menjadi juara Liga Champions 2019. 

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.