Petr Cech, "Hadiah Istimewa" Mourinho Untuk Chelsea

“Ini waktu yang tepat untuk mengumumkan bahwa saya akan pensiun di akhir musim. Setelah bermain selama 15 tahun di Premier League dan memenangkan setiap gelar juara yang ada, saya merasa telah meraih segalanya yang saya inginkan”. Demikian pernyataan Petr Cech saat menyampaikan pengumuman pensiunnya lewat akun Twitter, Selasa (15/01/19).
Cech dan Mourinho saat masih di Chelsea - Photo taken from Sabah.Com
Petr Cech sudah meraih semua yang mungkin dimenangkan seorang kiper di level klub. Soccerway merekam pencapaian Cech bersama Chelsea yang memenangkan 4 titel Liga Inggris, 4 trofi Piala FA, 1 gelar Liga Champions dan 1 titel Europa League. Lepas dari The Blues dan pindah ke Arsenal memang menurunkan level prestasi Cech tetapi dirinya masih sempat menyumbangkan 1 titel juara Piala FA.

Dengan kinerja seperti ini, mungkin Cech termasuk kategori pemain yang diterima fans Chelsea sekaligus oleh fans Arsenal. Sesuatu yang mungkin tidak didapati oleh Ashley Cole dan William Gallas. Cech adalah sosok yang berstatus legenda di Liga Inggris dan dirinya tidak pantas menjadi musuh fans kedua klub.

“Cech telah menjadi duta besar yang fantastis untuk Arsenal, Chelsea dan Republik Ceko serta akan selalu punya tempat khusus bagi penggemar sepakbola di seluruh dunia” rilis Arsenal pada web resmi mereka. “Terimakasih atas segalanya” tambah Chelsea di situs resminya.

Cech memang pantas mendapatkan penghormatan tertinggi. Selama lebih dari satu dekade sejak mendarat di Stamford Bridge pada 2004, dirinya menjelma menjadi salahsatu kiper terbaik di Liga Inggris, Eropa bahkan dunia. Kepindahannya dari Rennes ke Chelsea adalah sebuah jalan baginya merintis status sebagai kiper legendaris.

Pada titik ini ketika kita mengumbar pujian pada Cech, mari sejenak menyelipkan nama Jose Mourinho. Lho, ada apa dengan Mourinho? Terlepas dari kualitas Cech sebagai seorang kiper yang memang mumpuni, Jose Mourinho sejatinya memegang peranan penting dalam perjalanan karir pria 36 tahun itu.

Ketika Cech tiba di Chelsea, saat itu The Blues memiliki sosok nomor satu di bawah mistar gawang dalam diri Carlo Cudicini. Disaat bersamaan Chelsea juga baru saja menghadirkan The Special One di Stamford Bridge. Dua “karyawan baru” di Chelsea bertemu di awal musim 2004/2005.

Takdir kemudian menuntun Mourinho untuk memilih Petr Cech sebagai kiper utama ketika Carlo Cudicini cedera di pramusim. Ya, Mourinho adalah sosok yang mempromosikan Cech sebagai kiper nomor satu The Blues. Peran Mourinho juga tampak kala memutuskan untuk terus mempercayai Cech sebagai sosok terakhir di bawah mistar gawang meski Carlo Cudicini telah pulih dari cedera.

Mourinho terbilang sangat berani dengan keputusannya untuk terus menempatkan Cech sebagai kiper utama Chelsea. Pasalnya kiper asal Republik Ceko itu belum genap berusia 24 tahun kala mengambil alih posisi kiper utama dari sosok sekelas Carlo Cudicini.

Keputusan Mourinho lantas terbukti tepat karena Chelsea juara Liga Inggris musim itu dan Cech meraih status sebagai Kiper Terbaik berkat catatan kebobolan hanya 15 gol sepanjang musim. Wow! “Saya merasa terhormat telah menjadi Manager yang pada usia dini memberikan Cech kostum nomor satu di Liga Inggris” ujar Mourinho kepada Sky Sports.

Suka atau tidak, harus diakui bahwa Mourinho turut mengambil peran penting dalam perjalanan karir Petr Cech untuk menjadi kiper legendaris di Liga Inggris. Apa jadinya jika Mourinho kala itu lebih mempercayai sosok penuh pengalaman seperti Cudicini untuk terus mengawal gawang Chelsea? Mungkin kebesaran nama Cech tidak akan seperti yang tergambarkan saat ini.
Cech memutuskan pensiun tahun 2019 - Photo taken from Silly Season
Mourinho pula yang membela keputusan Petr Cech untuk hengkang ke Arsenal yang notabene adalah rival Chelsea. Komentar bernada miring yang menyebutkan bahwa Cech sudah tidak tangguh lagi disanggah oleh Jose Mourinho meski penampilan Cech di Arsenal sempat tidak stabil. “Chelsea tidak merindukan Cech bukan karena kualitas dirinya bermasalah tetapi karena Chelsea sudah punya dua kiper bagus dan lawan-lawan sekarang jauh lebih hebat” terang Mourinho dilansir dari Sky Sports

Kini, ketika masa pensiun itu sudah di depan mata, Petr Cech tentu akan merayakan perjalanan suksesnya di Liga Inggris yang bergelimang gelar. Mengingat dirinya menghabiskan sebagian besar waktunya bersama Chelsea maka nama Jose Mourinho dipastikan masuk dalam daftar nama yang bertuliskan tinta emas sebagai sosok yang berjasa dalam karirnya di Liga Inggris.

Keputusan pria Portugal itu lebih dari satu dekade yang lalu telah merubah jalan hidupnya sebagai seorang kiper. Menimbang bahwa Cech kemudian berjasa menuntun Chelsea memenangkan sejumlah trofi juara maka sadar atau tidak, Mourinho mungkin telah memberikan hadiah yang sangat istimewa bagi Chelsea di tahun 2004 itu.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.