Melihat Efek Kedatangan Ronaldo Bagi Juventus Dan Liga Italia

Minggu ini rasanya fans sepakbola yang bersuka cita bukan hanya milik fans yang negaranya melaju ke partai puncak Piala Dunia 2018. Kebahagiaan juga menjadi milik Juventini, sebutan bagi fans setia Juventus.
Ronaldo resmi pindah ke Juventus - Photo taken from Deviantart
Yap, kedatangan mega bintang sepakbola dunia Cristiano Ronaldo ke Turin untuk bergabung dengan Si Nyonya Tua memberikan kegembiraan luar biasa bagi pendukung klub raksasa Italia itu. Kegembiraan yang tidak berlebihan.

Ronaldo memang sudah berusia 33 tahun saat memutuskan menjajal Serie A Italia, tetapi jangan sekali-kali menilai bahwa kapten Portugal itu sedang mencari tempat untuk menutup karirnya. Ronaldo hadir di Liga Italia saat dirinya masih berada di puncak karirnya.

Legenda Real Madrid itu adalah pemenang tiga trofi Liga Champions dalam 3 musim terakhir, kompetisi yang kini bagaikan punguk merindukan bulan bagi Juventus. Ronaldo adalah satu dari 3 pemain terbaik dunia dari La Liga Spanyol yang pernah datang ke Liga Italia selain Ronaldo lain dari Brazil dan Ronaldinho.

Perbedaannya adalah Ronaldo Brazil datang ke AC Milan tahun 2007 saat tempatnya sebagai pemain terbaik dunia sudah digantikan oleh Ronaldinho dan Kaka. Pun demikian dengan Ronaldinho yang mendarat di Milan tahun 2008 saat Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo sudah memulai hegemoni sebagai dua pemain terbaik dunia.

Pantas kiranya jika Juventini bersorak riang dengan kedatangan seorang pemain yang sudah berusia 33 tahun. “Kedatangan Ronaldo sempurna bagi Juventus dan sepakbola Italia” ujar legenda Juve Del Piero dikutip dari Football Italia. Well, benarkah demikian?

Pandangan bahwa Ronaldo adalah sesuatu yang positif bagi Juventus bisa dibenarkan tetapi mengatakan Ronaldo bagus bagi Serie A Italia mungkin terlalu dini. Mari kita ulas terlebih dahulu.

Juventus jelas akan merasakan manfaat positif keberadaan Ronaldo dalam tim. Ronaldo adalah seorang pemain bermental juara sejati. Pria Portugal ini memenangkan Liga Inggris dan Liga Champions bersama MU dengan berstatus bintang, bukan sekedar satu dari 11 pemain diatas lapangan.

Hal serupa dilakukannya bersama Real Madrid dengan lebih dahsyat lagi. Ronaldo menjelma menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Real Madrid bersamaan dengan raihan gelar juara Liga Spanyol dan Liga Champions.

Bersama Ronaldo, Juventus mungkin bisa memenangkan kembali Scudetto sambil tutup mata. Juventus tanpa Ronaldo saja sudah begitu tangguh untuk dikalahkan apalagi dengan kedatangan mega bintang tersebut. Jika umur 33 tahun Ronaldo masih saja dipermasalahkan maka ingat lagi bagaimana Juventus mampu membuat pemain gaek seperti Andrea Pirlo dan Gianluigi Buffon tetap bersinar diatas lapangan hijau.

Sisi positif lain Ronaldo bagi Juventus jelas berupa peluang memenangi trofi Liga Champions yang menguat. Pengalaman memenangi kompetisi elit Eropa tersebut bisa ditularkan Ronaldo ke dalam skuad Juventus. Intinya, Ronaldo adalah sebuah rekrutan positif bagi Si Nyonya Tua.

Nah bagaimana dampak transfer Ronaldo ke Juventus bagi Liga Italia? Kedigdayaan Juventus dengan kedatangan Ronaldo adalah berita gembira bagi Juventini tetapi mungkin sebuah berita buruk bagi fans netral Liga Italia.

Juventus sudah terlalu lama merajai Liga Italia. Semusim sampai 3 musim berlalu hal tersebut masih bisa diterima tetapi ketika 7 musim berlalu dan Juve masih terus memenangkan Scudetto maka Liga Italia perlahan-lahan mulai terasa membosankan.

Pernyataan “asal bukan Juventus” sudah memperlihatkan bahwa kompetisi sepakbola tertinggi di Italia tersebut rindu dengan kemunculan juara baru. Dengan segala hormat, tanpa mengurangi penghargaan atas konsistensi Juve merajai Liga Italia, Serie A butuh keseimbangan kekuatan atau liga tersebut akan menjadi seperti “The Next Bundesliga” yang dikuasai Bayern Muenchen.

Memang bukan salah Juve jika mereka ingin terus memperkuat diri dan mempertahankan hegemoninya, itu adalah tujuan semua klub. Salahkan mengapa klub-klub pesaing Juve tidak kunjung menaikkan level mereka untuk merebut tahta Scudetto dari tangan Si Nyonya Tua.

Bahwa Ronaldo datang dan membuat Juve makin tangguh itu adalah konsekuensi teknis. Tugas klub Serie A lainnya adalah menjawab manuver Juventus dengan melakukan penguatan skuad demi mengarungi musim 2018/2019. Pada sisi ini, Liga Italia mungkin akan mendapati sisi positif kedatangan Ronaldo.
Ronaldo bisa membawa efek positif bagi Liga Italia - Photo taken from en.as
Bayangkan jika kehadiran Ronaldo di Serie A membuka pintu masuk kedatangan bintang sepakbola dunia lainnya. Mari berandai-andai Inter Milan “panas” melihat aksi transfer Juve dan mendatangkan bintang sepakbola dunia sekelas Eden Hazard. Atau pikirkan bila AC Milan tidak mau kalah dengan memasukkan Sergio Aguero ke dalam skuad terbaru mereka.

“Efek (kedatangan Ronaldo) akan membuat tim lain terpacu untuk bersaing dengan Juventus” komentar Del Piero dilansir dari Football Italia. Yap, Ronaldo adalah sebuah transfer bagus bagi Juventus dan juga bagi Liga Italia.

Jadi berhentilah menangisi nasib dan mengatakan Juventus makin kuat dengan Ronaldo dan Liga Italia akan makin membosankan. Berpikirlah positif bahwa Ronaldo dan Juve yang kian kuat adalah magnet kedatangan bintang sepakbola dunia ke Italia yang akan membangkitkan gengsi Liga Italia sebagai liga sepakbola domestik terpopuler di Eropa bahkan dunia.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.