Sudahkah Lukaku Menjadi Target Man Yang Diinginkan Mourinho?

Kedatangan Romelu Lukaku pada awal musim 2017/2018 ke Old Trafford adalah jawaban atas kepergian Zlatan Ibrahimovic yang dilepas MU pada akhir musim 2016/2017 (belakangan bergabung kembali). Romelu Lukaku adalah tipikal striker yang yang hukumnya wajib dalam setiap tim Mourinho.
Mourinho saat memberikan arahan kepada Lukaku - Photo by The Indian Express
Lukaku meneruskan tradisi Jose Mourinho yang selalu memilki seorang target man dalam tim-tim suksesnya. Kala membesut Chelsea, The Special One punya Didier Drogba di kesempatan pertama dan Diego Costa pada kesempatan kedua.

Dengan bekal target man di lini serang, Jose Mourinho selalu sukses menghadirkan trofi juara Liga Inggris pada dua kesempatan menangani Chelsea. Keberadaan target man di lini serang seakan menjadi resep utama keberhasilan Mourinho pada tiap klub yang ditanganinya.

Saat meninggalkan Chelsea lalu bertualang ke Serie A Italia dan La Liga Spanyol, pria Portugal itu juga mengandalkan seorang target man di lini serang. Perhatikan sosok Diego Milito di Inter Milan yang jadi "jimat" Mourinho memenangkan treble winner 2009/2010. Penyerang asal Argentina itu bahkan mencetak semua gol yang menentukan tiga trofi juara Inter Milan.

Saat menukangi raksasa Spanyol Real Madrid, Mourinho memiliki 2 target man dalam diri Karim Benzema dan Gonzalo Higuain. Meski kemudian penyerang paling produktif Mourinho justru datang dari seorang Cristiano Ronaldo, tidak dapat dipungkiri ada peran Benzema dan Higuain dalam strategi yang disusun The Special One untuk Real Madrid.

Keberadaan target man jadi salahsatu kunci sukses Mourinho memenangkan trofi La Liga bagi Madrid. Trofi juara yang bermakna sangat besar kala itu karena memutus hegemoni tim menakutkan Barcelona era Pep Guardiola. Hal tersebut diperlihatkannya kembali dalam debut menukangi MU musim lalu lewat keberadaan Zlatan Ibrahimovic.

Bomber asal Swedia itu menjadi pilihan Mourinho meski sudah semakin menua. Raihan tiga trofi juara Comunity Shield, Piala Liga Inggris dan Europa League plus kelolosan ke Liga Champions adalah bukti bahwa strategi target man di lini serang terdepan milik Mourinho masih manjur.

Sosok yang memerankan target man memang menjadi sosok kunci dalam tiap tim asuhan Mourinho. Hal ini berkaitan dengan preferensi taktik mantan pelatih Porto Portugal itu yang menyukai formasi 4-2-3-1 dan 4-3-3. Whoscored.com mencatat musim lalu Mourinho memainkan pola 4-2-3-1 dalam 19 laga dan pola 4-3-3 dalam 17.

Musim ini tidak banyak berubah. Formasi 4-2-3-1 sudah dijajal sebanyak 20 kali di Liga Inggris. Keberadaan target man menjadi vital karena pola 4-2-3-1 dan 4-3-3 adalah pola yang memainkan satu penyerang tengah sebagai target man.

Karakter target man yang diinginkan Mourinho adalah seorang penyerang yang ikut terlibat dalam permainan alias tidak hanya menunggu dalam kotak penalti. Mourinho juga menginginkan target man pilihannya ikut membangun serangan dan sekaligus menuntaskannya dengan gol, minimal dengan umpan kunci.
Diego Milito, target man andalan Mourinho di Inter Milan - Photo by Zimbio
Kehadiran Romelu Lukaku dianggap sebagai penerus peran tersebut di skuad MU musim ini. Apakah Lukaku bisa menjawab tantangan tersebut? Statistik menjawab iya. Total 13 gol dan 6 assist sudah dilesakkan Lukaku sejauh ini di Liga Inggris. Soccerway menggarisbawahi penyerang timnas Belgia tersebut sebagai pemain tersubur MU dan nomor kedua untuk urusan assist.

Meski tidak sefenomenal Mohamed Salah di Liverpool, catatan Lukaku juga tidak jelek. Setidaknya mantan penyerang Everton itu lebih baik daripada Morata dan Lacazette yang juga berstatus penyerang baru di klub mereka musim ini. Penyerang anyar Chelsea dan Arsenal itu baru mencetak 10 gol (Morata) dan 9 gol (Lacazette) sampai pekan ke 28 Liga Inggris.

Nah, jika merujuk pada catatan diatas, apakah Lukaku sudah menjadi penyerang yang diharapkan Mourinho? Jika ukurannya dari jumlah gol maka Lukaku setidaknya  harus melewati jumlah 17 gol Ibra musim lalu di Premier League. Dengan sudah mencapai 13 gol sejauh ini tampaknya bukan pekerjaan yang berat bagi Lukaku untuk membuat lebih dari 17 gol.

Fans MU tentu berharap Lukaku akan sama suksesnya dengan Didier Drogba, Diego Costa atau bahkan Diego Milito kala menjadi target man pilihan Mourinho. Bukan sekedar melewati torehan gol Ibra tetapi juga mempersembahkan trofi gelar juara bagi MU musim ini.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.