Lechia Gdansk, Klub Pertama Egy Di Eropa Dan Semoga Bukan Yang Terakhir

Per Maret 2018 tahun ini, klub Polandia bernama Lechia Gdansk rasanya akan menjadi salahsatu klub Eropa dengan jumlah pencarian terbanyak di Google dari Indonesia. Akun media sosial klub tersebut kemungkinan akan bertambah banyak dan jumlah penambahan follower terbanyak boleh jadi datang dari Indonesia. Hal ini tidak lain dan tidak bukan berkat keputusan Egy Maulana Vikri merumput di klub tersebut.
Lechia Gdansk, klub pertama Egy di Eropa - Photo from Trojmiasto.Sport
Ya, akhirnya terjawab sudah pertanyaan mengenai klub mana yang menjadi pijakan awal karir Egy Maulana Vikri di Eropa. Sejak namanya mencuat pada tahun 2017, pertanyaan seputar Egy memang tidak pernah lepas dari tanya tentang di klub Eropa mana dirinya akan menapakkan kaki pertama kali untuk berkarir di Eropa. Adalah Lechia Gdansk yang menjadi klub pertama Egy di Eropa.

Dikatakan “klub pertama” karena kita tentu berharap Egy tidak selamanya berada di klub tersebut. Lechia Gdansk memang klub yang saat ini berada di kompetisi tertinggi Liga Polandia, namun jelas levelnya tidak sama dengan Legia Warsawa, klub elit Polandia. Jika tidak berhati-hati, Lechia Gdansk bahkan bisa saja turun kasta musim depan karena saat ini berada dalam zona degradasi dimana peringkat 9 – 16 akan bertarung di babak kualifikasi dengan tim pada kasta dibawah Liga Polandia.

Keputusan telah dibuat. Kita tentu tidak berharap Egy datang ke Polandia hanya untuk berlaga di kompetisi level bawah. Keberadaan Egy diharapkan menjadi suntikan tenaga baru bagi klub tersebut untuk bertahan di kasta tertinggi Liga Polandia. Ya, Egy kemungkinan besar tidak hanya menjadi pemain di bangku cadangan saja. Lechia Gdansk boleh jadi tidak seelit Legia Warsawa tetapi klub ini menawarkan kesempatan bermain yang banyak bagi Egy.

Transfermarkt mencatat klub tersebut memiliki tim junior U17 yang cukup tangguh dengan memenangkan 4 Piala Liga Polandia U17 pada 1993,1994,2004 dan 2012. Fakta ini menjadi sinyal kecocokan atmosfer klub bagi pemain muda untuk berkembang dimana Egy sangat membutuhkan hal tersebut diusianya saat ini.

Berada di klub seperti Lechia Gdansk dan tidak langsung muluk-muluk berada di klub papan atas Eropa jadi jalan terbaik untuk mematangkan Egy sebelum tiba saatnya nanti beraksi pada level yang lebih tinggi. Apalagi klub ini memiliki sosok Milos Krasic sebagai kapten tim.

Familiar dengan nama ini? Bagi fans setia Juventus pasti tidak asing dengan Milos Krasic. Yap, pemain timnas Serbia ini adalah mantan pemain Juventus pada periode 2010 – 2012. Pemain yang pernah disebut-sebut sebagai The New Pavel Nedved itu juga pernah bermain untuk Fenerbache. Pengalamannya tentu akan sangat berguna untuk membimbing Egy menjadi semakin matang.

Bermain di Lechia Gdansk juga membuat Egy akan merasakan atmosfer bermain di salahsatu stadion yang jadi lokasi hajatan Euro 2012. Kandang Lechia Gdansk memang tercatat sebagai stadion terbesar ketiga di Polandia dengan kapasitas 43.615 tempat duduk.
Egy saat beraksi bersama timnas Indonesia - Photo from Bola.Tempo
Segalanya terasa menjadi klop dan pas bagi Egy saat ini. Pelatih Lechia Gdansk, Piotr Stokowiec dicatat Transfermarkt senang menerapkan formasi 3-4-3 yang mengandalkan serangan dari sisi sayap. Egy jelas cocok dengan formasi tersebut mengingat tipikalnya sebagai seorang penyerang sayap yang bisa bergerak masuk ke dalam. Egy akan bersaing dengan Marco Paixao, Romario Balde dan Flavio Paixao pada posisi ini dimana ketiganya berasal dari Portugal.

Meski dimusim pertamanya Egy akan perlu banyak waktu untuk beradaptasi, rasanya tidak salah jika kita mengucapkan selamat berjuang Egy, selamat belajar dan terus berkembang menjadi pesepakbola Indonesia yang mengharumkan nama bangsa di kancah internasional. Jangan lama-lama yah di klub ini. Lekas matang dan beraksi di level yang lebih tinggi

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.