Ketika Chelsea Takut Dihajar Man City

Pada masanya, olahraga tinju pernah mengenal sosok Mike Tyson yang begitu perkasa meraih kemenangan KO atas lawan-lawannya. Menonton pertandingan “Si Leher Beton” julukan Mike Tyson bukan lagi mengenai siapa yang menang tetapi sudah berubah menjadi ronde berapa Tyson akan menjatuhkan lawannya. Saking perkasanya, lawan-lawan Juara Dunia Tinju Kelas Berat itu bak kalah sebelum naik ring dan hanya berusaha berebut menjadi yang paling lama bertahan di atas ring.
Chelsea kalah di kandang Man City - Photo by Fox Sports
Momen seperti diatas rasanya baru saja terulang kembali dan kali ini terjadi pada olahraga yang berbeda. Adalah laga Man City menjamu Chelsea pada Minggu (4/3/2018) yang mempertontonkan “dejavu” itu. Juara bertahan Liga Inggris Chelsea masuk ke lapangan hijau laga dengan pikiran jangan sampai kalah dari Man City. Persis seperti lawan-lawan Mike Tyson yang memprioritaskan “keselamatan diri” ketimbang mengejar kemenangan.

Manajer Chelsea dikritik keras karena menerapkan taktik defensif kala melawat ke markas Man City. Melawan calon kuat juara Liga Inggris itu, Antonio Conte dicatat Who Scored menerapkan formasi 3-4-2-1 sebagai turunan dari formasi 3-4-3 andalannya. Indikator Conte memilih bertahan langsung terlihat ketika Chelsea bermain tanpa seorang pun striker murni. Trio penyerang di lini depan yang dimainkan Conte adalah Pedro, Willian dan Eden Hazard alias tanpa striker murni.

Membangkucadangkan Alvaro Morata dan Olivier Giroud tampaknya dilakukan Conte untuk memadatkan lini tengah mereka. Taktik tersebut akan menjadikan lini tengah Chelsea berisi 7 gelandang untuk meredam lini tengah Man City. Conte jelas berharap Kevin De Bruyne dkk frustasi dan kemudian lengah untuk diserang balik oleh kecepatan Hazard, Pedro dan Willian. “Kami mempersiapkan diri untuk laga ini dengan cara tidak memberikan ruang antar lini” kata Conte seperti dilansir dari Soccerway.

Cara serupa cukup berhasil diterapkan kala Chelsea mengimbangi Barcelona 1-1 pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions.Sayangnya taktik serupa tidak berlaku untuk Man City. Tim asuhan Pep Guardiola memang berhasil diredam meski menguasai permainan sampai 70%. Sergio Aguero dicatat laman resmi Premier League hanya berhasil melesakkan 3 tembakan tepat sasaran dari 13 yang dilepaskan.

Adalah kesabaran The Citizen menghadapi Chelsea yang amat bertahan berbuah hasil lewat satu gol Bernardo Silva di menit ke 46. Skor 1-0 dan bertahan sampai akhir laga. “Chelsea bertahan dengan sangat baik. Kami tak bisa menemukan ruang pada awalnya tapi kemudian Bernardo mencetak gol. Kami harus bersabar karena mereka menutup ruang dengan baik” ujar Pep Guardiola di situs resmi Man City mengomentari pertarungan melawan taktik defensif Chelsea.
Bernardo Silva dkk merayakan gol kemenangan atas Chelsea - Photo by Metro
Pilihan Conte untuk bertahan melawan Man City bisa dibilang gagal karena toh tim asuhannya tetap kalah. Taktik Conte tidak berjalan sempurna karena meski berhasil menutup ruang bagi pemain-pemain Man City, Chelsea kesulitan menyerang balik tiap kali memegang bola karena Sergio Aguero dkk langsung melakukan pressing ketat untuk mencegah Chelsea mengkreasikan serangan balik.

Meski demikian jika dilihat dari skor kekalahan yang diterima Chelsea, taktik Conte bisa dianggap cukup berhasil. Mereka “hanya kalah” tipis 0-1 dan ini jelas sesuai ekspektasi Conte yang tidak ingin melihat Chelsea dihajar dua kali beruntun dengan skor 3-0 seperti Arsenal.

“Saya tidak terlalu bodoh untuk bermain terbuka melawan Man City dan kalah 3-0. Dua hari lalu Arsenal bermain dua kali melawan Man City dan kemudian banyak yang mengkritik Wenger” ujar Conte menjelaskan pilhan taktiknya seperti dilansir dari Soccerway.

“Ketika melawan Man City, anda harus memakai otak atau anda terancam mengakhiri laga dengan kalah 0-3” lanjut Conte. Ya, inilah pilihan strategi ketika Chelsea “takut dihajar” Man City. Mereka akhirnya bermain dengan taktik bertahan yang kemudian terbukti gagal. Persis seperti lawan-lawan Mike Tyson yang tetap saja tersungkur diatas ring.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.