Dua Skenario Semifinal Dari Hasil Undian Perempatfinal Liga Champions

Dari sisi keterwakilan, Liga Inggris mungkin menjadi yang paling dirugikan dari hasil undian perempatfinal Liga Champions. Dalam pengundian babak delapan besar kompetisi tertinggi antar klub Eropa itu, dua wakil Inggris yang tersisa harus saling bunuh di fase perempat final. Liverpool diundi bertemu Man City.

Pada hasil undian lain yang dilaksanakan di markas UEFA di Nyon, Swiss pada Jumat (16/3/3018) malam WIB, tiga partai perempat final mempertemukan Barcelona melawan wakil Italia AS Roma, Bayern Munich melawan tim yang secara mengejutkan menyingkirkan MU, Sevilla dan laga ulangan final tahun lalu antara Juventus melawan Real Madrid.
Juventus bertemu lagi dengan Real Madrid - Photo from Daily Post
Kami sendiri menilai bahwa hasil undian yang dipandu Direktur Kompetisi UEFA, Giorgio Marchetti ditemani Andriy Shevchenko sebagai Duta Liga Champions tersebut berpeluang melahirkan dua alternatif skenario pada fase semifinal nanti. Berikut skenario semifinal yang kami maksud :

Skenario Satu : Semifinal Didominasi Klub Spanyol
Ini adalah fakta yang bertolak belakang dengan nasib wakil Liga Inggris. Jika Liverpool dan Man City harus saling menyingkirkan maka La Liga bisa berpuas diri melihat hasil undian yang memisahkan Barcelona, Real Madrid dan Sevilla dari pertemuan antar sesama klub Spanyol.

Kondisi tersebut membuka peluang fase semifinal yang menyediakan empat slot bakal diisi oleh tiga klub Spanyol. Bila hal tersebut sampai terjadi maka satu tempat di final sudah pasti menjadi jatah klub La Liga sembari berharap satu klub lainnya akan meloloskan diri untuk membentuk All Spanish Final.

Potensi kearah sana cukup terbuka. Barcelona yang diundi melawan AS Roma rasanya tidak akan kesulitan untuk melewati hadangan tim asuhan Eusebio Di Francesco. Tantangan terbesar akan dihadapi Real Madrid dan Sevilla meski peluang untuk lolos tetap ada.

Bagi El Real, Massimiliano Allegri tentu sudah mempelajari pertemuan terakhir mereka dengan Ronaldo dkk yang berakhir menyakitkan bagi Si Nyonya Tua. Namun fakta bahwa Liga Champions jadi satu-satunya buruan trofi yang tersedia bagi Madrid bisa mengeliminasi kesiapan Juventus untuk “tarung ulang” melawan Madrid. Zidane tentu sudah mengantisipasi juga apa yang telah dipelajari Allegri demi menaklukkan Madrid.

Pun demikian dengan Sevilla. Dihadapan raksasa Jerman Bayern Munich, tim asuhan Vincenzo Montella jelas bukan siapa-siapa dalam urusan kiprah di Liga Champions. “Ini merupakan laga yang bisa kami menangi. Sevilla merupakan lawan yang mudah” ujar kiper Bayern, Sven Ulreich di situs resmi UEFA mengomentari pertemuan dengan Sevilla.

Ulreich tidak salah namun sebaiknya tidak melupakan bahwa Sevilla adalah rajanya Liga Europa. Bagaimana Sevilla menyingkirkan MU boleh jadi merupakan sinyal bahwa tim ini adalah kejutan terbesar Liga Champions musim 2017/2018. Sang jagoan Europa League tengah menapaki jalan untuk naik level.

Skenario Dua : Semifinal Berisikan Para Mantan Juara
Tiga dari empat laga perempat final mempertemukan tim yang pernah merasakan manisnya menjadi raja Eropa dengan mereka yang tengah merajut jalan kesana. Pemenang Liga Champions seperti Barcelona, Bayern Munich dan Liverpool diadu melawan pemburu gelar perdana seperti AS Roma, Sevilla dan Man City.

Duel Juventus melawan Real Madrid sudah pasti meloloskan salahsatu tim yang pernah menjadi juara. Kondisi ini berpeluang menjadikan semifinal nanti berisikan duel antar sesama tim pemenang Liga Champions. Barcelona seperti dibahas diatas, rasanya tidak akan kepayahan untuk melewati AS Roma.

Begitu juga dengan Bayern Munich. Diatas kami memang menyinggung potensi kejutan Sevilla yang menekuk MU akan berlanjut ke Bayern, tetapi anggap saja pada skenario kedua ini tim asuhan Vincenzo Montella sudah kehabisan stok surprise. Bayern Munich akan melaju ke fase semifinal.
Liverpool dan Man City bertemu lagi di Eropa - Photo from Premier League
Nah, pada laga Liverpool melawan Man City inilah yang bakal berlangsung sengit. Kedua tim sudah saling mengalahkan di kompetisi Liga Inggris musim ini. Itu artinya kedua tim punya potensi untuk saling mengalahkan. Jika Liverpool yang lolos maka skenario kedua ini terealisasi namun lain cerita jika Man City yang lanjut ke semifinal.

Laga perempat final baru akan digelar pada 3-4 April 2018 untuk leg pertama dan 10-11 April 2018 untuk leg kedua. Masih ada waktu sekitar 2 minggu lebih untuk setiap tim mempersiapkan diri. Jika tidak ada perubahan signifikan pada kekuatan tim karena faktor cedera dan sebagainya, rasanya salahsatu dari dua skenario semifinal yang sudah kami paparkan bisa terjadi. Anda punya skenario lain?

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.