Tiga Calon Penerus Andrea Pirlo Di Timnas Italia

Keputusan Andrea Pirlo untuk pensiun dari lapangan hijau tahun lalu sebenarnya tidak berpengaruh banyak bagi persepakbolaan Italia selain menyeruaknya romantisme kejayaan timnas Italia bersama salahsatu gelandang legendaris mereka itu. Pirlo memang gelandang unik yang jarang ditemukan Italia. Sebagai satu dari sedikit pemain yang pernah berkostum 3 klub papan atas Italia (Inter Milan, AC Milan dan Juventus), peran Andrea Pirlo diatas lapangan sulit dicarikan penggantinya.
Jika sosok bomber timnas Italia sekelas Christian Vieri, Filiipo Inzaghi dan Luca Toni sudah punya pengganti dalam diri Ciro Immobile, Simone Zaza atau Andrea Belotti maka mencari penerus Andrea Pirlo pada posisi Deep Playmaker bagaikan mencari pemenang kontes adu bakat X Factor, perlu proses audisi, penjurian sampai penentuan siapa juaranya.

Peran Deep Playmaker bukan sekedar peran gelandang yang beroperasi di depan duet bek tengah atau gelandang bertahan yang memutus serangan. Peran spesial yang dipopulerkan Pirlo di AC Milan itu menuntut seorang pemain mampu menjaga bola di kakinya sembari menjaga tempo permainan. Dirinya menjadi pusat pergerakan pemain dari sejak bola direbut gelandang bertahan yang sesungguhnya. Darinya penguasaan bola berasal sekaligus inisiatif penyerangan dilalukan. Tambahkan lagi kepiawaian Andrea Pirlo sebagai salahsatu pemilik tendangan bebas hebat di dunia. Makin susahlah menemukan profil seperti mantan pemain Milan itu.

Jika mencoba mencari pemain dengan karakter yang dimaksud, setidaknya saat ini terdapat 3 pemain yang paling berpotensi meneruskan peran Deep Playmaker Andrea Pirlo di lini tengah timnas Italia. Ketiga pemain ini mungkin tidak menjadi copy paste Pirlo tetapi karakter permainan mereka bisa difungsikan untuk memerankan peran Deep Playmaker. Ini dia calon penerus Pirlo itu :

Marco Verrati (PSG)
Verratti jadi andalan lini tengah PSG - Photo by Squawka
Bagaimana Barcelona ngebet ingin mendatangkan pemain ini dari PSG memperlihatkan kualitas yang dimilikinya. Verrati adalah tipikal gelandang yang mampu memutus serangan lawan sekaligus menginisiasi serangan dari lini tengah. Who Scored mencatat 2 gol dan 2 assist Verrati untuk PSG di Liga Champions musim ini menempatkannya kedalam 3 pemain terbaik PSG di Liga Champions sejauh ini bersama Neymar dan Mbappe.

Roberto Gagliardini (Inter Milan)
Gagliardini masih muda dan akan terus berkembang - Photo by ESPN FC
Belum benar-benar menjadi pemain kunci di La Beneamata tetapi catatan Who Scored yang menuliskannya sebagai pemain Inter yang paling banyak memenangi duel di lini tengah dalam laga-laga Serie A Italia adalah sebuah pertanda bagus. Usianya masih muda dan akan terus berkembang lebih baik.

Jorginho (Napoli)
Jorginho gemilang bersama Napoli musim ini - Photo by Goal
Pemuda berusia 26 tahun ini adalah salahsatu alasan Napoli menjadi kandidat kuat Scudetto musim ini. Sumbangan 2 gol dan 4 assist di Serie A melengkapi persentase umpan suksesnya yang dicatat Who Scored sebesar 89.3%, angka persentase yang bagus.

Disamping 3 nama diatas sebenarnya terdapat tiga nama yang sejak dulu sudah disebut-sebut akan menjadi penerus Pirlo di timnas Italia. Namun tentu kurang tepat memasukkan nama Daniele De Rossi, Claudio Marchisio, dan Ricardo Montolivo yang mulai termakan usia.

Dengan 3 nama yang masih berusia muda diatas, timnas Italia boleh berharap The Next Pirlo adalah salahsatu dari ketiganya. Tidak harus menjadi persis seperti Pirlo tetapi cukuplah menjadi bintang lapangan tengah yang bisa mengulangi prestasi Pirlo membawa Italia Juara Piala Dunia 2006.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.