Sholat Istikharah Menuntun Andik Vermansyah Memilih Kedah FA

Kisah transfer Andik Vermansyah akhirnya menemukan ujung ceritanya usai pemain berusia 26 tahun itu memilih untuk bergabung dengan Kedah FA. Keputusan Andik bermain kembali di Malaysia dengan klub yang berbeda menutup cerita berlarut-larut soal keinginannya kembali ke Persebaya Surabaya yang kandas. Meski kemudian santer dikabarkan akan merapat ke Persib Bandung, faktanya Andik memilih tetap berkarir di Malaysia.

Keputusannya bergabung dengan Kedah FA bisa dipastikan bukan merupakan keputusan emosional yang tidak melalui pertimbangan yang matang. Dalam penjelasannya seperti dilansir dari Detik (9/2/2018) perihal keputusannya memilih Kedah FA, Andik sampai menjalankan sholat Istikharah, sholat yang biasa dilakukan seorang muslim ketika akan memutuskan perkara atas pilihan yang ada. “Saya memilih Kedah FA karena sudah mempertimbangkannya. Saya sudah sholat Istikharah” ujar Andik.
Andik memilih gabung ke Kedah FA - Photo by jejamo.com
Pilihan Andik kepada Kedah FA bisa dikatakan merupakan pilihan yang tepat jika melihat sepakterjang klub tersebut di persepakbolaan Malaysia. Kedah FA merupakan salah satu klub raksasa di Negeri Jiran. Klub berjuluk The Red Eagle itu memiliki koleksi 2 gelar juara Liga Super Malaysia, 4 Piala FA Malaysia, 3 Malaysia Cup dan 3 Malaysia Charity Cup. “Saya memilih Kedah FA karena mereka tim bagus, tim besar dan tim juara” ujar Andik.

Andik yang sempat membela Selangor FA dari 2013 – 2017 dikontrak selama semusim oleh Kedah FA dan mengisi slot pemain Asia Tenggara di klub tersebut. Dalam penjelasan resmi di akun Twitter resminya, Kedah FA menyebutkan bahwa Andik sebelumnya diincar oleh 6 klub Liga Indonesia dan akan mengenakan nomor punggung 30.

Dengan bergabungnya Andik ke Kedah FA semakin menambah daftar pemain Indonesia yang beraksi di Liga Super Malaysia setelah sebelumnya Evan Dimas, Ilham Udin Armayn, David Laly, Ferdinand Sinaga dan Ahmad Jupriyanto sudah terdaftar bermain di klub Malaysia.

Keberadaan pemain-pemain ini di Malaysia menjadi berita bagus bagi perkembangan sepakbola nasional. Hal ini menunjukkan bahwa pesepakbola asal Indonesia dipandang memiliki talenta dan kemampuan yang tidak kalah dengan pemain-pemain dari negara Asia Tenggara lainnya. Di sisi lain, bermain di luar negeri akan menguatkan mental bertanding mereka terutama bagi Evan Dimas dan Ilham Udin yang menjadi pilar timnas Indonesia jaman now. Ayo Andik dan pemain-pemain Indonesia di Malaysia, tunjukkan kualitas terbaik pesepakbola Indonesia.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.