Sejauh Mana Kiprah Wakil Asia Di Piala Dunia 2018? Hanya Satu Yang Punya Peluang Besar Lolos Dari Fase Grup

Faktor kedekatan atau kesamaan geografis kerap membuat sebuah hubungan menjadi lebih erat, tidak terkecuali jika berbicara soal dukung mendukung tim di Piala Dunia. Coba ingat saat final Piala Dunia 2010 antara Spanyol melawan Belanda. Sebagian rakyat Indonesia terutama yang berasal dari Maluku mendukung habis-habisan Belanda meski negara itu punya catatan sejarah kelam penjajahan di negeri ini. Apa yang membuat Belanda didukung tidak lain karena keberadaan kapten tim Giovanni Van Bronckhorst yang memiliki darah Maluku.

Jepang salah andalan Asia di Piala Dunia - Photo by jfa.jp
Faktor kedekatan dan kesamaan geografis pula yang membuat kita selalu memberikan perhatian lebih pada kiprah wakil-wakil Asia di ajang sepakbola terbesar seperti Piala Dunia. Kedekatan sesama bangsa Asia menumbuhkan perasaan terwakili meski sejatinya yang bertanding bukanlah negara sendiri.
Asia diwakili oleh Jepang, Iran, Korea Selatan, Arab Saudi dan Australia di Rusia tahun depan. Nah, bagaimana kiprah wakil-wakil Asia di Piala Dunia 2018 nanti? Tim mana yang berpotensi melaju paling jauh? Simak ulasan berikut.

Laman resmi FIFA memperlihatkan Iran ketiban sial berada satu grup dengan dua tim kuat Eropa Spanyol dan Portugal. Bersama Maroko di grup B ini, Iran tampaknya sudah cukup puas jika berhasil lolos dari juru kunci grup.

Sama halnya dengan Arab Saudi yang tergabung di grup A bersama tuan rumah Rusia, Uruguay dan Mesir. Bukan hal yang mudah melawan tim tuan rumah kemudian meladeni salahsatu raksasa Amerika Latin Uruguay yang juga pemenang dua kali Piala Dunia. Mungkin hanya Mesir yang bisa diimbangi Arab Saudi meski peluangnya tipis mengingat Mesir sedang on fire bersama Mohamed Salah.

Dua tim Asia lain seperti Korea Selatan dan Australia berada di grup yang menuntut mereka bekerja ekstra keras.  Juara Piala Asia 2015, Australia mendapati Prancis, Peru dan Denmark di grup C. Dengan Prancis sangat difavoritkan menjadi juara grup ini maka Australia bersaing ketat dengan Peru dan Denmark untuk menjadi runner up. Peluang ketiganya terlihat sama kuat.

Kondisi identik dialami Korea Selatan. Semifinalis Piala Dunia 2002 itu berada di grup yang sama dengan Jerman, Meksiko dan Swedia. Bukan grup yang mudah karena Jerman adalah juara bertahan, Meksiko adalah tim terkuat konfederasi CONCACAF saat ini sedangkan Swedia sudah membuktikan ketangguhannya saat menyingkirkan Belanda dan Italia.
Meski demikian dengan bekal pemain yang merumput di Eropa seperti Ki Sung Yueng (Swansea City), Son Heung Min (Tottenham Hotspurs) dan Lee Chung Yong (Crystal Palace) serta pengalaman partisipasi beruntun tanpa putus di Piala Dunia sejak 1986, Korea Selatan punya potensi kejutan untuk setidaknya mengejar posisi runner up.
Korea Selatan rutin tampil di Piala Dunia sejak 1986 - Photo by zimbio.com
Tidak seperti Iran, Arab Saudi, Korea Selatan dan Australia, Jepang tampaknya dinaungi nasib baik dari hasil pembagian grup Piala Dunia. Tim Samurai tergabung di grup H bersama Polandia, Kolombia dan Senegal. Tiga tim ini tidak punya riwayat mengagumkan di Piala Dunia dan bukan termasuk kategori tim raksasa dunia.

Dengan dua kali lolos ke babak 16 besar dari 5 partisipasi di putaran final Piala Dunia sejak 1998 seperti dicatat oleh Soccerway, Jepang punya potensi setidaknya untuk kembali lolos dari fase grup yang berisikan tim-tim yang relatif setara.
Tim Samurai adalah salahsatu tim kuat Asia yang patut diwaspadai tim-tim elit dunia. Beberapa pemain asal Jepang yang bermain di kompetisi Eropa seperti Yuto Nagatomo, Maya Yoshida, Shinji Kagawa dan Shinji Okazaki menambah kualitas skuad negara pemenang Piala Asia terbanyak itu.

Anggaplah Iran dan Arab Saudi tidak akan lolos dari fase grup. Artinya kiprah tim Asia di Piala Dunia 2018 selanjutnya diamanahkan pada Korea Selatan, Australia dan Jepang. Masalahnya, Korea Selatan dan Australia masih harus berjibaku melawan tim yang relatif setara. Disisi lain, Korea Selatan berada satu grup dengan Jerman dan Australia harus bertarung juga melawan Prancis.
Dengan kondisi demikan tampaknya Jepang jadi wakil Asia yang paling bisa diharapkan melaju jauh dan jadi kebanggaan bangsa Asia di Piala Dunia 2018. 

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.