Neymar Akhiri Dominasi Ronaldo Dan Messi Di Tahun 2018?

Pengukuhan Cristiano Ronaldo sebagai Pemain Terbaik Dunia FIFA Tahun 2017 semakin mengukuhkan eksistensi dan hegemoni kapten timnas Portugal itu bersama Lionel Messi sebagai pemain terbaik dunia. Secara bergantian keduanya selalu dinobatkan FIFA sebagai yang terbaik sejak tahun 2008 atau sudah satu dekade lamanya.
Neymar, calon kuat pemain terbaik dunia selanjutnya - Photo by mirror.co.uk
“Ini belum berakhir” komentar Ronaldo seperti dilansir dari Four Four Two (24/10/2017) saat dianugerahi penghargaan Pemain Terbaik Dunia FIFA. Komentar itu seakan-akan menjawab pertanyaan seputar kapan dominasi dirinya bersama Messi berakhir dalam mengunci predikat sebagai pemain terbaik dunia.

Kali terakhir penghargaan pemain terbaik dunia dimenangkan oleh sosok selain Ronaldo dan Messi adalah pada tahun 2007. Kala itu Kaka yang masih berseragam AC Milan menjadi pilihan terbaik versi FIFA setelah mengantarkan Milan menjadi juara Liga Champions. Artinya sejak 2008 atau satu dekade lamanya Ronaldo dan Messi menjadi yang terbaik diantara sekian banyak pemain sepakbola hebat di dunia ini. Sebuah rentang waktu yang panjang.

Apakah dunia sepakbola kekurangan talenta hebat? Rasanya tidak. Dalam rentang waktu 2008 sampai 2017, dunia sepakbola punya sosok Andres Iniesta yang menjuarai Piala Dunia 2010, Wesley Sneijder yang berperan penting dalam treble winner Inter Milan pada tahun 2010 atau keperkasaan Arjen Robben memenangkan treble winner tahun 2013 bersama Bayern Munich. Lalu mengapa hanya Ronaldo dan Messi yang selalu terpilih menjadi pemain terbaik?

Mengacu pada perjalanan Messi dan Ronaldo menyabet predikat Pemain Terbaik Dunia FIFA termasuk ketika gelar prestisius itu digabungkan dengan trofi Ballon d’Or, setidaknya ada dua alasan mengapa kedua pemain tersebut mendapatkan suara terbanyak dari voter pemilihan pemain terbaik dunia.

Alasan pertama tentu mengenai gelar juara. Raihan trofi juara pada tahun berjalan berpengaruh besar pada kecenderungan voter memilih siapa pemain terbaik. Pemain yang menjuarai Liga Champions atau turnamen sepakbola antar negara seperti Piala Eropa atau Piala Dunia punya peluang besar menjadi pilihan para voter.

Ronaldo menjadi pemain terbaik dunia pada periode 2008, 2013, 2014, 2016 dan 2017. Pada periode itu Ronaldo memang menjuarai turnamen besar seperti Liga Champions 2008, 2014, 2016 dan 2017 (termasuk memenangkan Piala Eropa 2016). Adapun Messi menjadi yang terbaik pada periode 2009, 2010, 2011, 2012 dan 2015. Pada periode tersebut Messi memenangkan trofi juara Liga Champions 2009, 2011 dan 2015.

Pengecualian terjadi pada tahun 2010, 2012 dan 2013 dimana Messi dan Ronaldo sebenarnya tidak memenangkan trofi bergengsi sekelas Liga Champions atau turnamen besar antar negara. Lalu mengapa keduanya tetap menjadi yang terbaik?

Inilah yang menjadi alasan kedua mengapa Ronaldo dan Messi tetap menjadi yang terbaik.

Kedua pemain ini menunjukkan kinerja individu yang menawan lewat raihan gol-gol ke gawang lawan. Tidak cukup mencetak banyak gol, performa luar biasa itu diiringi dengan tontonan skill yang menawan hati calon voter. Dengan performa luar biasa tersebut, memenangkan gelar juara Liga Domestik pun cukup bagi keduanya.

Berangkat dari dua alasan tersebut, terlihat bahwa untuk menjadi pemain terbaik dunia maka seorang pemain harus memiliki beberapa syarat seperti bermain pada sebuah klub yang punya potensi meraih gelar Liga Champions atau berasal dari negara dengan timnas tangguh yang punya potensi menjuarai turnamen sepakbola besar antar negara.

Tidak cukup sampai disitu, sang pemain juga sebaiknya bermain di lini serang dengan skill individu menawan plus menjadi sorotan media. Inilah tiga syarat yang harus dimiliki seorang pemain untuk menghentikan dominasi Ronaldo dan Messi.

Jika ada pemain yang saat ini sangat potensial memiliki ketiga syarat tersebut untuk menghentikan Ronaldo dan Messi maka pemain itu bernama Neymar. Penyerang PSG ini memiliki syarat – syarat yang diperlukan untuk mencegah nama Ronaldo dan Messi disebutkan kembali dalam pengumuman Pemain Terbaik Dunia FIFA tahun 2018.

Neymar saat ini bermain untuk PSG, klub yang dengan sebelah mata saja rasanya bisa menjuarai Liga Prancis musim ini. Dengan keberadaan pemain hebat sekelas Cavani, Mbappe dan Dani Alves, bidikan utama PSG jelas mengangkat trofi juara Liga Champions. Melihat PSG melaju mulus di fase grup yang berisikan Bayern Munich, tanda-tanda Neymar akan merengkuh juara Liga Champions bersama PSG tidak bisa diabaikan.

Lho, bukankah ada sosok lain seperti Cavani dan Mbappe di lini serang PSG yang bisa ikut mencuri perhatian? Rasanya tidak akan seperti itu. Posisi Neymar dalam trio MCN di PSG saat ini sama seperti posisi Messi dalam trio MSN di Barcelona dulu. Jika Messi di Barcelona adalah aktor utama dengan Suarez dan Neymar jadi aktor pendukung maka di PSG Neymar adalah bintang utama.

Berpredikat sebagai sosok penting di PSG, Neymar juga pemain kunci di timnas Brazil. Dengan juara dunia 5 kali itu menjadi salahsatu tim yang pertama lolos ke Rusia tahun depan, potensi Neymar unjuk kepantasan sebagai pemain terbaik dunia lewat raihan positif di Piala Dunia 2018 bisa terjadi lewat aksi-aksi bersama tim Samba. Juara Liga Champions bersama PSG atau juara dunia bersama Brazil dapat menjadi jalan bagi Neymar menyabet titel Pemain Terbaik Dunia FIFA.
Neymar bisa bersinar bersama Brazil di Piala Dunia 2018 - Photo by heavy.com
Neymar sudah memilki syarat berada di klub bagus dan berasal dari timnas tangguh. Syarat berikutnya berupa skill individu jelas dimiliki oleh pemain termahal dunia ini. Teknik permainan Neymar bahkan tidak kalah dengan skill yang dipertontonkan Ronaldo dan Messi. Secara statistik pun Neymar memperlihatkan dirinya siap menjadi pemain terbaik dunia menghentikan dominasi Ronaldo dan Messi.

Who Scored memperlihatkan rating Neymar di Liga Champions musim ini lebih baik daripada Ronaldo dan Messi (agar perbandingan fair, kinerja di liga domestik masing-masing tidak dijadikan acuan). Di Liga Champions, Ronaldo memang mencetak lebih banyak gol daripada Messi dan Neymar namun dalam daftar lima pemain dengan rating terbaik, Neymar menduduki peringkat teratas dengan rating 9.24. Ronaldo berada di peringkat ketiga dan Messi bahkan tidak masuk lima besar.

Syarat non teknis lainnya berupa sorotan media sudah dimiliki Neymar. Jauh sebelum hingar bingar kepindahannya dari Barcelona ke PSG yang memecahkan rekor transfer dunia, Neymar memang sudah menjadi bahan bagus untuk dijadikan headline berita media-media dunia. Sejak masih berada di Santos, Barcelona dan kini PSG, Neymar sudah digadang-gadang akan menjadi bintang besar. Dengan Ronaldo sudah berusia 33 tahun dan Messi 30 tahun, Neymar yang baru berusia 26 tahun memang sedang berada pada puncak penampilan seorang pemain pada umumnya.

Keberadaan dirinya untuk kali kedua dalam nominasi 3 pemain terbaik dunia adalah sebuah tanda-tanda bahwa tahun ini akan menjadi tahun terakhir dominasi Messi dan Ronaldo dalam perebutan gelar prestisius sebagai Pemain Terbaik Dunia FIFA. Bermodalkan syarat untuk menjadi pemain terbaik dunia yang sudah dimilikinya, jangan heran jika Neymar akan menjadi Pemain Terbaik Dunia FIFA Tahun 2018. Tantangan pertama untuk mewujudkannya adalah dengan melewati hadangan Real Madrid yang diperkuat Ronaldo pada babak 16 besar Liga Champions. Bisa Neymar?

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.