Jalan Panjang Espanyol Menaklukkan Real Madrid

Butuh 11 tahun dan sebuah gol pada masa injury time dihadapan pendukung sendiri untuk Espanyol merasakan kemenangan atas tim sekelas Real Madrid. Espanyol menuntaskan penantian panjang tersebut lewat kemenangan 1-0 saat menjamu El Real di markas mereka, RCDE Stadium pada Rabu (28/2/2018) dini hari WIB.
Setelah 11 tahun, Madrid kalah dari Espanyol - Photo by Fox Sports
Adalah Gerard Moreno, pemain yang 11 tahun lalu masih berusia 13 tahun dan bermain untuk tim muda Espanyol yang mengakhiri penantian panjang tim Catalunya itu untuk merasakan kemenangan dari Real Madrid. Gerard Moreno melesakkan tendangan voli menyambut umpan silang Sergio Garcia untuk mencetak gol kemenangan Espanyol.

Real Madrid sendiri tidak turun dengan kekuatan penuh saat bertandang ke markas Espanyol. Mengingat PSG sudah menanti Real Madrid pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions minggu depan, keputusan Zidane tersebut bisa dimaklumi karena fokus Madrid memang sudah ke ajang di Eropa itu.

Real Madrid tidak menurunkan Ronaldo, Casemiro, Luca Modric sampai Toni Kroos dalam laga tersebut. Karim Benzema dan Daniel Carvajal pun didaftarkan sebagai pemain cadangan dengan Carvajal terus berada disana sampai laga berakhir.  

Meski demikian, fans Espanyol tentu tidak ambil pusing jika ada yang mengatakan bahwa yang mereka kalahkan bukan tim Real Madrid sebenarnya. Fakta yang tersaji adalah Espanyol mengalahkan Real Madrid kembali setelah 11 tahun lamanya dan itu sudah lebih dari cukup.

Soccerway mencatat kali terakhir Espanyol mengalahkan tim raksasa Spanyol dan Eropa itu adalah pada Oktober 2007, juga di kandang Espanyol. Kala itu Madrid yang ditangani Bernd Schuster ditekuk tuan rumah dengan skor 1-2. Setelahnya, 20 laga berlalu dan Espanyol tidak kunjung menang lagi. Mereka kalah 17 kali dan hanya sanggup meraih hasil terbaik berupa seri sebanyak 3 kali.
Gareth Bale tidak berkutik dikawal pemain Espanyol - Photo by Sky Sports
Menjadi makin istimewa karena kemenangan atas Real Madrid ini ternyata menyisipkan sejumlah catatan yang makin membuat fans Espanyol berbunga-bunga. Keberhasilan menaklukkan tamu mereka Real Madrid dicatat Opta membuat Espanyol tak terkalahkan dalam tiga laga kandang menjamu tim kuat La Liga seperti Barcelona, Atletico Madrid dan Real Madrid sendiri. Istimewanya, catatan ini baru terjadi sejak musim 1997/1998 alias hampir 20 tahun lamanya.

Disisi lain, kemenangan Espanyol juga menjadi kemenangan yang membanggakan rakyat Catalunya. Espanyol menyempurnakan performa tim Catalunya saat melawan Real Madrid di La Liga musim ini. Bersama Barcelona dan Girona, Espanyol jadi tim Catalunya ketiga yang sudah dihadapi Madrid musim ini di Liga Spanyol dan tim asuhan Zidane selalu saja kalah!

Wajar jika kiranya kemenangan Espanyol juga dirayakan oleh tim Catalunya lainnya terutama Barcelona. Kekalahan Madrid semakin menegaskan bahwa musim ini Sergio Ramos dkk sudah hampir bisa dipastikan kehilangan gelar juara La Liga Spanyol. Zidane dan fans Real Madrid akan selalu mengingat bahwa ada noda selalu kalah dari tim Catalunya dalam proses gagal mempertahankan gelar juara tersebut. Ukh! Sakitnya tuh disini!

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.