Dua Penalti Arema Tidak Kuasa Menghadang Sriwijaya FC Ke Semifinal


Dua penalti yang diperoleh Arema FC pada laga perempatfinal Piala Presiden 2018 melawan Sriwijaya FC di Stadion Manahan Solo, Minggu (4/2/2018) tidak mampu memuluskan langkah tim asal kota Malang itu ke babak semifinal. Sriwijaya FC justru melaju ke babak selanjutnya setelah menutup laga dengan skor telak 3-1.
Alberto Goncalves merayakan gol Sriwijaya FC - Photo by tribunnews.com
Dua penalti memang menjadi “highlight” laga Arema FC melawan Sriwijaya FC. Kedua tim bermain sama kuat pada babak pertama dan masuk ke ruang ganti  dengan skor imbang 0-0. Sampai disini belum terlihat tanda-tanda tim mana yang akan mengakhiri laga sebagai pemenang.

Laga mulai berkembang ketika Arema FC mendapatkan hadiah penalti pada menit ke 61 usai Bio Paulin melanggar Dedik Setiawan di kotak terlarang. Ini menjadi kesempatan terbaik bagi Arema untuk mengubah arah laga. Dedik sendiri mengambil tugas mengeksekusi bola dari titik putih. Malang bagi Dedik, bola sepakannya ditepis kiper Sriwijaya FC, Teja Paku Alam. Skor masih sama kuat 0-0.

Kegagalan Arema mengkonversi hadiah penalti menjadi keunggulan skor ternyata harus dibayar mahal. Hanya enam menit usai kegagalan itu, tepatnya di menit ke 67, Laskar Wong Kito membuka skor lewat sundulan Bio Paulin menyambut tendangan sudut Adam Alis. Sriwijaya FC 1 Arema FC 0.

Tersentak dengan gol tersebut, Arema kembali dibuat terdiam ketika Sriwijaya FC membuat gol kedua yang hanya berjarak 4 menit dari gol pertama. Adalah Syahrian Abimanyu mencetak gol ke gawang Arema FC yang dikawal Kartika Ajie dengan tendang bebas langsung di menit ke 71. Arema kebobolan 2 gol dalam 10 menit!. Sriwijaya FC memimpin 2-0.
Arema gagal melewati hadangan Sriwijaya FC - Photo by okezone.com
Penalti kedua kembali hadir dipertandingan ini pada menit ke 80 dan masih untuk Arema setelah Alfarizie dilanggar Alvin Tuasalamony di kotak penalti. Nur Hadianto yang jadi eksekutornya tidak mengulangi kegagalan Dedik Setiawan. Eksekusinya gagal diantisipasi Teja Paku Alam. Skor berubah masih untuk keunggulan Sriwijaya FC 2-1.

Sisa sekitar 10 menit dimanfaatkan punggawa Arema untuk menyamakan kedudukan. Sayangnya gol berikut yang lahir di menit ke 88 justru datang dari pemain Sriwijaya FC, Alberto Goncalves memanfaatkan umpan Dzhalilov. Sriwijaya FC unggul telak 3-1 dan skor berakhir hingga akhir laga.

Kemenangan ini mengantarkan tim asuhan Rahmad Darmawan bertemu Bali United di babak semifinal. Sebaliknya bagi Arema, kekalahan ini menyisakan kegetiran karena dua penalti untuk mereka hanya bisa sekali dimaksimalkan menjadi gol. Ah, andaikan saja penalti pertama itu masuk jadi gol

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.