Dua Kesalahan Yang Membuat Momentum Positif Madrid Terhadang Levante

“Kami membuat dua kesalahan dan Levante mencetak dua gol ke gawang kami. (Hasil) ini sulit diterima” demikian komentar geram Zidane seperti dilansir dari Sport (4/2/2018) menanggapi hasil imbang 2-2 yang diperoleh Real Madrid di kandang Levante.
Madrid gagal menundukkan perlawanan Levante - Photo by telegrafi.com
Melawat ke Estadio Ciudad de Valencia pada Minggu (4/2/2018) dini hari WIB, tim asuhan Zidane membawa bekal momentum yang tengah membaik di La Liga Spanyol. Sergio Ramos dkk menang dua laga beruntun atas Deportivo La Coruna dan Valencia. Dua kemenangan beruntun yang menumbuhkan asa bahwa juara bertahan La Liga itu sedang menapaki jalan kembali berburu gelar juara.

Asa itu masih bertahan dijalur yang benar setidaknya sampai menit ke 89 laga Real Madrid melawan Levante. Sergio Ramos membuka keunggulan El Real pada menit ke 11 babak pertama lalu disamakan menjadi 1-1 oleh Emanuel Boateng pada menit ke 42.

Real Madrid tampaknya akan meraih kemenangan beruntun ketiganya setelah Isco mencetak gol dimenit ke 81 dan mengubah skor menjadi 2-1. Sisa waktu normal hanya 9 menit dan kemenangan sudah berada di depan mata punggawa Madrid.

Petaka kemudian muncul 8 menit kemudian ketika Giampaolo Pazzini menyarangkan bola ke gawang Madrid yang dikawal Keylor Navas pada menit ke 89. Skor jadi imbang 2-2 dan dengan sisa waktu sangat sedikit Madrid tak kuasa mengembalikan 2 poin yang hilang dari gol tersebut.
Madrid kehilangan 2 poin di kandang Levante - Photo by bbc.co.uk
“Kami (harusnya) berkonsentrasi penuh selama 90 menit untuk meraih kemenangan” ujar Keylor Navas mengomentari hasil imbang melawan Levante seperti dilansir dari laman resmi Real Madrid (4/2/2018). Yap, dua gol yang mengagalkan poin penuh Madrid memang lahir dari kesalahan El Real sendiri.

“Dua kesalahan menjadi sumber terjadinya gol lawan. Kami tampil bagus menguasai pertandingan namun dua kesalahan membuat kami kebobolan dua gol” ujar Casemiro masih dari situs resmi Madrid. Tim asuhan Zidane memang bermain dominan pada laga tersebut dengan penguasaan bola sampai 72 persen.

Hasil ini tidak hanya menghambat momentum yang sudah dibangun Madrid dari dua kemenangan beruntun atas Deportivo La Coruna dan Valencia tetapi juga makin menipiskan bahkan menghapus peluang Madrid mempertahankan gelar juara La Liga yang terlihat makin mendekat ke Barcelona. Liga Champions kini menjadi satu-satunya harapan Madrid dan Zidane harus memastikan bahwa kesalahan seperti melawan Levante tidak terulang di kompetisi elit tersebut.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.