Bali United Dahulukan Piala AFC Atau Piala Presiden?

Belum juga mendekati laga semifinal Piala Presiden 2018, Bali United sudah dihadapkan pada tantangan untuk membagi tim yang berlaga di Piala Presiden dengan tim yang turun bertarung di ajang Piala AFC. Jadwal semifinal Piala Presiden leg kedua pada 13 Februari 2018 memang bersamaan dengan jadwal laga perdana Bali United di Piala AFC.
Bali United berlaga di Piala AFC dan Piala Presiden - Photo by indosport.com
Stefano Lilipaly dkk akan tampil di Stadion I Wayan Dipta Gianyar menghadapi Yangon FC. Dengan dua laga yang dihelat bersamaan maka Serdadu Tridatu harus memecah tim menjadi dua seperti yang selama ini sudah dilakukan tim kebanggaan masyarakat Bali itu.

“Kami memang memiliki pemain yang bisa dibagi menjadi dua tim berbeda. Tentu kami berharap hasil positif untuk keduanya” ujar Hans Peter Schaller seperti dilansir dari Detik (/2/2018). Hans sendiri kebagian tugas menangani tim Bali United yang berlaga di Piala Presiden sedangkan Widodo C Putro berkonsentrasi di Piala AFC.

Meski sudah memiliki kebijakan membagi dua tim, imbas negatif dari keputusan yang dipicu “jadwal aneh” ini tentu akan dirasakan Bali United. Bagaimana pun membagi tim kedalam dua bagian tentu akan mengurangi potensi terbaik dari masing-masing tim, kecuali jika sedari awal Bali United sudah menetapkan target utamanya dimana. Pertanyaannya, Bali United mendahulukan Piala AFC atau Piala Presiden?
Irfan Bachdim dkk harus memilih Piala AFC atau Piala Presiden - Photo by tribunnews.com
Mereka yang berada dalam skuad Bali United, baik pemain inti maupun cadangan tentu memiliki peran masing-masing dengan kemampuan yang dapat mereka sumbangkan. Atas dasar ini, kami berpendapat keputusan membagi tim menjadi dua pasti memberikan pengaruh pada kualitas tim.

Bagaimana rapuhnya pertahanan Bali United yang terus kebobolan 2 gol dalam tiap laga Piala Presiden memperlihatkan “ada yang beda” dengan tim tersebut. Soccerway mencatat Bali United adalah satu dari 5 tim dengan pertahanan terbaik di Liga 1 Indonesia musim lalu. Kemasukan 8 gol dalam 4 laga Piala Presiden jelas tidak memperlihatkan status tersebut.

“Piala Presiden hanya ajang pramusim, kami mematangkan tim disini” demikian komentar pelatih PSM Robert Rene Alberts seperti dilansir dari Detik (27/1/2018) mengenai turnamen Piala Presiden. Bali United perlu menimbang bahwa Piala Presiden hanyalah ajang pramusim. Gelaran ini memang meriah namun kejayaan pada turnamen ini tidak berimbas kemana-mana seperti misalnya lolos ke Liga Champions Asia. Prestasi sebagai juara Piala Presiden “hanya” mendapatkan hadiah trofi dan uang sebagai juara.

Sebaliknya kejayaan di Piala AFC selain membawa nama negara juga menjadi tolak ukur terbaik mengenai sejauh mana kualitas Bali United di tengah persaingan klub-klub Asia. Ini menurut kami jauh lebih berharga. Nah, persoalannya maukah Bali United “melepas” Piala Presiden yang sudah memasuki fase semifinal demi menurunkan skuad terbaik di Piala AFC?

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.