Andaikan MU Tidak Kebobolan Gol Spurs Dalam 11 Detik

Kick off laga Tottenham Hotspur menjamu MU baru saja dimulai. Sebuah umpan panjang dari wilayah Spurs mengarah ke jantung pertahanan MU. Disana sudah menunggu Phil Jones dan Harry Kane untuk berduel. Kane menang dan bola beralih ke Dele Alli. Pemain yang disebut terakhir ini melepaskan tembakan.

Smailing yang jadi rekan duet Phil Jones bereaksi dengan memblok tembakan tersebut. Bola bergulir liar dan Eriksen melihat peluang disana. Pemain asal Denmark itu lantas masuk ke dalam kotak penalti dan menyambar bola. De Gea tidak kuasa mencegah terjadinya gol kilat.


Inilah gambaran gol pertama Spurs ke gawang MU. Yap, sebuah gol super cepat mewarnai kemenangan 2-0 Spurs atas MU dalam laga Liga Inggris pekan ke 25 Kamis (1/2/2018). Gol cepat yang dibuat Christian Eriksen tersebut dianggap menjadi malapetaka bagi MU karena pada akhirnya tim asuhan Jose Mourinho keluar lapangan sebagai tim yang kalah.
Eriksen saat mencetak gol pertama ke gawang MU - Photo by fansided.com
Mental punggawa MU terutama mereka yang berada di barisan pertahanan bisa dibilang langsung rusak gara-gara gol cepat itu. Pasalnya David De Gea dkk menginjakkan kaki di rumput lapangan Wembley yang jadi markas sementara Spurs dengan penuh percaya diri. MU melalui semua laga di bulan Januari 2018 tanpa sekalipun kebobolan.
Kepercayaan diri bahwa tidak ada tim yang bisa membobol dengan mudah gawang MU jadi berantakan usai gol Eriksen. Tidak heran jika gol kedua Spurs ke gawang MU menyisipkan cerita gol bunuh diri Phil Jones. Akumulasi mental yang sudah terganggu oleh gol cepat di awal laga?
Bisa jadi. “gol yang terjadi setelah beberapa detik itu punya pengaruh besar pada laga karena Tottenham bisa bermain sesuai kemauan mereka” ujar Jose Mourinho dilansir dari BBC Sport (1/2/2018) mengomentari gol tersebut seusai laga. Ya, hasil akhir mungkin akan berbeda jika gol cepat Eriksen tidak terjadi di awal laga.

Soccerway mencatat Spurs sebenarnya tidak benar-benar mendominasi laga. Penguasaan bola Harry Kane dkk sebesar 56 persen masih sanggup diimbangi Paul Pogba dkk sebesar 44 persen. Disisi lain, 5 ancaman tepat sasaran dari Spurs ke gawang David De Gea juga mampu dibalas dengan 3 ancaman serupa dari MU.

Artinya, laga mungkin akan berbeda jika saja gol cepat itu tidak terjadi. “Kami kecewa karena kebobolan sangat cepat” keluh Ashley Young kepada MUTV (1/2/2018). Ya, andai saja gol cepat itu tidak terjadi.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.