Mengenang Ronaldinho, Bintang Barcelona Yang Dihormati Fans Real Madrid

Santiago Bernabeu 9 November 2005, laga El Clasico antara tuan rumah Real Madrid melawan Barcelona digelar. Hanya butuh waktu 15 menit untuk sang tamu mencetak gol pertama lewat “pemain buangan Madrid” Samuel Eto’o. Luka Madrid belum berhenti disitu karena apa yang terjadi selanjutnya akan menjadi goresan sejarah di stadion kebanggaan Real Madrid itu.

Ronaldinho, legenda Barcelona dan Brazil - Photo by express.co.uk
Barcelona meneruskan gol pertama yang dibuka Samuel Eto’o dengan dua gol tambahan dari Ronaldinho. Skor akhir laga tersebut adalah 3-0 untuk keunggulan Barca namun bukan hanya karena kalah telak di kandang sendiri yang membuat Madrid tersakiti. Adalah dua gol Ronaldinho yang mempermalukan Raul Gonzales dkk di depan pendukung mereka sendiri.

Dua gol tambahan Barcelona dihasilkan lewat aksi individu bintang utama mereka kala itu, Ronaldinho. Dalam prosesnya, Ronaldinho membuat Sergio Ramos, Ivan Helguera dan Iker Casillas seperti baru belajar bermain bola. Belum cukup sampai disitu, sambutan suporter Real Madrid usai gol kedua Ronaldinho bikin baper segenap punggawa Madrid hari itu.

Pendukung Real Madrid memberikan tepuk tangan meriah kepada Ronaldinho dalam laga tersebut. Sesuatu yang terbilang tabu bagi fans Madrid manapun untuk memberikan apresiasi pada tim lawan, apalagi pada bintang utama dari rival mereka Barcelona. Ronaldinho menjadi orang kedua setelah Maradona yang mendapatkan penghargaan tersebut.

Kini, sekitar 12 tahun lebih setelah momen di Santiago Bernabeu itu, sang aktor utama kejadian bersejarah itu menyatakan mundur dari dunia sepakbola. “Ronaldinho berhenti dari sepakbola. Ini sudah berakhir” demikian diungkapkan Roberto Assis, kakak sekaligus agen Ronaldinho seperti dilansir dari Globo (17/1/2018).

Kisah aksi memukau Ronaldinho di kandang Real Madrid hanyalah satu dari sekian momen ajaib yang diciptakannya diatas lapangan hijau. Ingat lagi bagaimana David Seaman dibuat jadi pesakitan akibat gagal mengantisipasi tendangan bebas Ronaldinho saat Brazil menyingkirkan Inggris di Piala Dunia 2002. Atau ketika seorang Petr Cech hanya bisa bengong melihat Ronaldinho mencetak gol dengan cara membelokkan bola dari luar kotak penalti saat Barcelona berhadapan dengan Chelsea.

Ronaldinho sudah memutuskan untuk pensiun - Photo by express.co.uk
Pemain yang tampak selalu tersenyum diatas lapangan hijau ini memang meninggalkan banyak aksi hebat terutama saat berkostum Barcelona dari tahun 2003 sampai 2008. Bersama klub Catalan itulah Ronaldinho mencapai puncak prestasi lewat raihan gelar juara La Liga, Liga Champions sampai penghargaan individu sebagai pemain terbaik dunia.

Bagi Real Madrid, pemain ini adalah bintang utama Barcelona, rival abadi mereka yang mampu membuat fans Madrid menggerakkan tangan untuk memberikan aplaus meriah, sesuatu yang Lionel Messi sendiri tidak mampu lakukan.

Bagi Barcelona, Ronaldinho adalah bukti kejelian transfer mereka ketika disaat bersamaan Madrid memilih mendatangkan David Beckham pada tahun 2003. Ronaldinho menjelma menjadi sosok bintang utama mereka sebelum kemunculan Lionel Messi. Bisa dikatakan bahwa Ronaldinho turut membimbing Messi di masa-masa awal kehadiran mega bintang Argentina itu di tim senior Barcelona.

Kini sang maestro telah memutuskan untuk menyudahi perjalanan panjangnya sebagai pesepakbola professional. Sejak memulai karir di Gremio sampai berakhir di Fluminense lalu sempat menjajal Liga Prancis bersama PSG, Liga Spanyol bersama Barcelona dan Liga Italia bersama AC Milan, Ronaldinho sudah mengoreskan sejarah dalam dunia sepakbola bahwa olahraga ini pernah memiliki sosok hebat seperti dirinya. Dengan apa yang sudah diberikannya untuk sejarah sepakbola, layak kiranya kita mengucapkan Terimakasih Ronaldinho.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.