Real Madrid Sebaiknya Jangan Buru-Buru Memecat Zidane

Apakah anda termasuk yang berpikir bahwa Real Madrid sebaiknya jangan tergesa-gesa mempertimbangkan untuk memecat Zidane? Jika iya maka anda tentu sangat mencermati bagaimana kinerja pria asal Prancis itu menangani Real Madrid sejak awal tahun 2016. Anda juga dipastikan satu pemikiran dengan Michael Laudrup mengenai bagaimana menilai Zidane sejauh ini.

Zidane terbilang sukses menangani Madrid sejak 2016 - Photo by skysports.com
“Dia sudah bekerja dengan fantastis. Dia meraih sesuatu untuk kali pertama dalam sejarah Liga Champions, tim pertama yang memenangi Liga Champions dua kali secara beruntun dan memenangi Liga Spanyol di depan Barcelona” ujar mantan pemain Madrid dan Barcelona itu seperti dilansir dari Omnisport (12/1/2018).

Pendapat legenda sepakbola Denmark itu sangat tepat dan pantas menjadi pertimbangan manajemen Real Madrid yang dikabarkan mulai mempertimbangkan untuk mendepak Zinedine Zidane dari ruang ganti El Real menyusul performa buruk Sergio Ramos dkk di La Liga Spanyol. Real Madrid tertinggal sangat jauh dari Barcelona di puncak klasemen sementara dan rasanya sangat mustahil bagi tim asuhan Zidane mempertahankan gelar juara.

Meski demikian, melengserkan Zidane dari kursi pelatih Madrid tetap dianggap tidak bijaksana dan cenderung tergesa-gesa. Terlepas dengan kinerja Zidane yang terbilang buruk di Liga Spanyol musim ini, mantan pemain Madrid itu tetaplah seorang manager yang hebat. Faktanya, Sergio Ramos dkk masih berpeluang menjaga musim ini berakhir dengan trofi juara karena masih berada di ajang Liga Champions.

Fakta ini memperlihatkan bahwa Zidane tidak buruk-buruk amat kok. Pria Prancis itu masih sangat layak memimpin Cristiano Ronaldo dkk. Keterpurukan di Liga Spanyol belum menjadi alasan yang kuat untuk menyudahi kiprah Zidane sebagai arsitek tim Real Madrid. Pencapaian fantastis Madrid di tahun 2017 adalah bukti tidak terbantahkan.

Zidane membawa Real Madrid memenangkan lima gelar juara sepanjang tahun 2017. Prestasi spektakuler itu akan selalu memaksa fans Madrid melihat tahun 2017 sebagai salahsatu tahun terbaik dalam sejarah panjang klub itu. Transfermarkt mencatat di tahun tersebutlah kali pertama Madrid memenangkan gelar juara sedemikian banyak. Zidane mengantarkan Madrid memenangkan gelar juara La Liga Spanyol, Liga Champions, Piala Super Eropa, Piala Super Spanyol dan Piala Dunia Antar Klub.

Zidane saat membawa Madrid juara Liga Champions - Photo by skysports.com
Torehan luar biasa itu mendapuk Zidane sebagai manager terbaik dalam ajang Best FIFA Football Awards 2017. Titel tersebut mengukuhkan dirinya sebagai manager terbaik sepanjang tahun 2017 dan boleh jadi sekaligus menegaskan dirinya sebagai salahsatu manager terbaik sepanjang masa Real Madrid.

Nah, dengan catatan-catatan seperti ini, masihkah Madrid mau terburu-buru melengserkannya dari kursi pelatih? Florentino Perez diharapkan tidak melupakan momen ketika mereka memecat Vicente Del Bosque dan Carlo Ancelotti. Dua manager papan atas itu diberhentikan dan justru memberikan prestasi juara di tempat yang baru. Ancelotti membawa Bayern Muenchen juara Bundesliga dan Vicente Del Bosque bahkan membawa timnas Spanyol juara Piala Dunia 2010 dan Piala Eropa 2012.

Jangan sampai Madrid menyesal sudah melepas Zidane. Pria yang memenangkan Piala Dunia 1998 dan Piala Eropa 2000 bersama timnas Prancis itu sudah membuktikan kapasitasnya sebagai manager hebat. Musim 2017/2018 yang tidak berjalan mulus ini dapat menjadi sebuah pengalaman berharga yang akan menjadikan dirinya semakin matang sebagai Manager. Madrid akan jauh lebih diuntungkan dengan mempertahankan Zidane ketimbang tergesa-gesa memecatnya.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.