Persib Memang Tidak Layak Melangkah Lebih Jauh Di Piala Presiden 2018

Bagi anda para pendukung setia Persib Bandung yang sedang bersedih atas kegagalan tim kesayangan anda lolos dari penyisihan grup A Piala Presiden 2018, tulisan ini mungkin bisa membantu anda menyadari bahwa tim Maung Bandung memang layak tersingkir dari turnamen ini.

Skuad Persib di Piala Presiden 2018 - Photo by indosport.com
Wajib menang dengan skor telak untuk lolos ke babak selanjutnya, Persib malah kalah dari PSM. Situasi wajib menang ini saja sebenarnya sudah menggambarkan kepayahan tim asuhan Mario Gomez dalam ajang Piala Presiden 2018. Bagaimana tidak? Bermain di Grup A yang memainkan laganya di Stadion Gelora Bandung Lautan Api sebenarnya memberikan keuntungan bagi Persib.

Febri Hariyadi dkk bak menjadi tuan rumah turnamen dan ini memberikan keuntungan berupa dukungan pemain ke 12 dari para supporter yang memadati stadion tiap kali Persib bertanding. Apa mau dikata, Persib justru hanya menang 1-0 dari Sriwijaya FC dan malah kalah 0-2 dari PSMS yang ditangani “Sang Mantan” Djajang Nurjaman.

Kondisi ini memaksa Persib melakoni laga hidup mati melawan PSM. Persib wajib menang plus wajib membuat banyak gol gara-gara Sriwijaya FC memiliki 6 poin usai menaklukkan PSMS Medan 2-0. Jadilah Supardi Nasir dkk menjalani laga penentuan yang secara kasat mata sulit untuk dilalui dengan baik. Sampai disini aroma ketidakpantasan Persib melaju lebih jauh di Piala Presiden 2018 sudah tercium.

Bagaimana bisa “tuan rumah” Grup A dipaksa melakoni laga hidup mati di pertandingan terakhir jika bukan karena kegagalan melalui laga sebelumnya dengan baik. Ketidakpantasan Persib lolos ke babak selanjutnya makin terlihat dalam laga melawan PSM. Butuh menang, Persib malah ditekan PSM Makassar sepanjang 10 menit awal babak pertama sebagaimana dilansir dari Tirto (26/1/2018). Persib bahkan baru bisa keluar menyerang saat jarum pertandingan laga mulai memasuki menit ke 15. 
Persib tidak mampu memanfaatkan keuntungan bermain di kandang - Photo by bola.com
Jalan untuk memenuhi kemenangan yang diperlukan Persib sebenarnya tersedia pada laga ini. PSM dipaksa bermain dengan 10 orang sejak menit ke 54 usai Zulkifli Syukur menerima kartu merah, Artinya Maung Bandung punya sekitar 36 menit untuk mencuri gol yang diperlukan. Apa yang terjadi? Alih-alih bikin gol, gawang Persib malah kebobolan 10 pemain PSM lewat gol dari Djite Bruce.

Nah, momen-momen ini seharusnya menjadi dasar alasan untuk tidak meratapi tersingkirnya Persib dari Piala Presiden 2018. Dengan keunggulan bermain di kandang sendiri dan pada laga terakhir melawan tim yang bermain dengan 10 orang, Persib malah kalah. Pantaskah tim seperti ini lolos ke babak selanjutnya? Rasanya yang dibutuhkan Persib saat ini bukan melaju jauh dalam turnamen melainkan evaluasi menyeluruh sebelum menghadapi Liga 1 musim yang baru.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.