Mengheningkan Cipta Untuk Real Madrid Dan Chelsea

Tersingkirnya Chelsea di semifinal Piala Liga Inggris dari Arsenal bukanlah sebuah kejutan mengingat rekam jejak Wenger saat melawan Chelsea versi Conte memang sangat bagus. Dicatat Who Scored, Antonio Conte memang seperti sulit menaklukan racikan strategi Wenger. Sejak 2016, Conte sudah kalah 4 kali dan imbang sekali saat bertemu Wenger. Hanya satu kemenangan yang diraih pria Italia itu saat menghadapi Arsenal asuhan Wenger.

Pemain Madrid tertunduk di kandang sendiri - Photo by express.co.uk
So, tidak ada dramatisasi momen dari tersingkirnya Chelsea selain fans The Blues menangisi hilangnya satu kesempatan untuk memenangkan trofi juara musim ini. Dengan performa Gary Cahill dkk yang ngos-ngosan di Liga Inggris dan bakal bertemu dengan tim kuat Barcelona di Liga Champions, bayang-bayang musim tanpa gelar juara sudah muncul di depan mata.

Serunya lagi, Chelsea seperti janjian dengan Real Madrid dalam urusan terpuruk musim ini. Jika Chelsea yang berstatus sebagai juara bertahan Liga Inggris sedang menjalani performa buruk maka Real Madrid yang berlabelkan juara bertahan La Liga Spanyol juga tengah mengalami musim yang buruk.

Bak memiliki garis takdir yang sama, pada saat Chelsea tersingkir dari Piala Liga Inggris, ajang yang bisa menyelamatkan musim mereka, Real Madrid pun ikut-ikutan kalah dan tersingkir dari ajang Copa Del Rey, ajang yang juga bisa menyelamatkan Sergio Ramos dkk dari mengakhiri musim tanpa gelar.

Pemain Chelsea tertunduk usai gol penyeimbang dari Arsenal - Photo by express.co.uk
Ironisnya, Real Madrid ditundukkan tim sekelas Leganes dalam kondisi yang seharusnya tidak menimpa mereka. Tim asuhan Zidane memulai laga leg kedua dengan keunggulan aggregat 1-0, bermain di kandang sendiri dihadapan Madridista yang memenuhi Santiago Bernabeu dan tengah berada dalam atmosfer sangat positif berkat kemenangan 7-1 atas Deportivo La Coruna. Nah, dengan sejumlah kondisi tersebut rasanya hanya kesialan terburuk, hari paling apes sedunia atau apalah istilahnya yang bisa membuat Leganes lolos dari hadangan Madrid. Dan………hal itu terjadi!

Real Madrid menemui apa yang dinamakan kesialan terburuk dan hari paling apes sedunia. Mereka kalah 2-1 dari Leganes. “Ini adalah malam yang buruk dan kami tidak menyangka ini terjadi” ujar Emilio Butragueno Direktur Real Madrid seperti dilansir dari Marca (25/1/2018).Ya iyalah, siapa juga yang menyangka Madrid akan kalah dari tim sekelas Leganes.

Bagi Leganes sendiri, kemenangan atas Madrid menorehkan catatan bersejarah. Marca mencatat inilah kali pertama Leganes menang di Santiago Bernabeu. Tidak cukup sampai disana, ini juga menjadi kali pertama Leganes lolos ke semifinal Copa Del Rey. Masih kurang? Tambahkan lagi fakta bahwa Leganes menjadi tim pertama dalam sejarah Copa Del Rey yang sukses menyingkirkan Real Madrid di Santiago Bernabeu setelah kalah di kandang sendiri. Lalu terdengar Madridista berteriak “cukup, cukup, sudahi penghinaan ini”

Mengheningkan cipta. Yah. Mari mengheningkan cipta untuk kiprah juara bertahan Liga Inggris dan Liga Spanyol musim ini. Chelsea begitu perkasa menjuarai Premier League Inggris musim lalu dengan formula 3-4-3 dimusim perdana Conte yang sempat menorehkan 13 kemenangan beruntun. Madrid apalagi, mereka memenangkan 5 trofi juara termasuk double winner La Liga dan Liga Champions. Tapi semua itu bak tidak bersisa musim ini. Chelsea dan Real Madrid tidak bisa berkilah lagi, mereka sedang terpuruk.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.