Liverpool Sulit Juara Bersama Jurgen Klopp? Ini Alasannya

Liverpool baru saja kehilangan satu lagi peluang meraih trofi juara musim ini usai disingkirkan West Bromwich Albion dalam ajang FA Cup. Bermain di kandang sendiri, The Reds takluk 2-3 meski sempat unggul 1-0 lewat gol Roberto Firmino. West Brom lantas membalas lewat dua gol Jay Rodriguez memanfaatkan buruknya pertahanan Liverpool. Gol bunuh diri Joel Matip yang menghasilkan gol ketiga West Brom makin menegaskan amburadulnya pertahanan Liverpool dihadapan fans mereka. Satu gol Mohamed Salah hanya mampu menipiskan kekalahan menjadi 2-3.

Jurgen Klopp sudah gagal di FA Cup dan Piala Liga Inggris musim ini - Photo by liverpoolecho.co.uk

Tersingkirnya Liverpool dari ajang FA Cup membuat Liverpool hanya memiliki peluang di Premier League Inggris dan Liga Champions setelah sebelumnya juga sudah tersingkir di Piala Liga Inggris. Kondisi ini semakin menegaskan satu pernyataan bahwa Liverpool tidak akan pernah juara dibawah asuhan Jurgen Klopp.

Ini tentu bukan pernyataan biasa-biasa saja. Bagaimana bisa klub sebesar Liverpool tidak akan menjadi juara bersama salahsatu manager papan atas di Eropa saat ini? Ini jelas bukan pernyataan tanpa dasar dan anda penggemar Liverpool bisa jadi akan berpikir ulang mengenai sosok Jurgen Klopp usai membaca ulasan ini.

Pada awal kedatangannya ke Anfield di awal Oktober 2015 untuk menggantikan Brendan Rodgers, mendapatkan Klopp memang ibarat sebuah kemenangan bagi fans The Reds. Jurgen Klopp adalah salahsatu ahli strategi yang paling diincar klub-klub papan atas Eropa saat itu.

Liverpool serasa mendapatkan anugerah berkat keberhasilan mendapatkan tanda tangan Klopp. Ya, The Reds sukses mendapatkan sosok yang mampu mengantarkan Borussia Dortmund selama dua musim beruntun mengalahkan raksasa Bayer Muenchen dalam perebutan titel juara Bundesliga di musim 2010/2011 dan 2011/2012.

Kiprah Klopp sebagai manager papan atas Eropa makin mengkilap berkat keberhasilannya membawa Dortmund ke partai final Liga Champions 2012/2013 setelah menyingkirkan klub penguasa Liga Champions Real Madrid di semifinal.

Sebagai catatan, saat itu El Real ditukangi salah satu pelatih jempolan dunia, Jose Mourinho. Wajar jika segenap pendukung dan manajemen Liverpool diliputi euforia.seakan-akan Liverpool baru saja memenangkan sebuah trofi kejuaraan.

Dua tahun lebih berlalu dan sejarah Liverpool masih belum mencatat nama Klopp sebagai manager penyumbang trofi juara. Ada yang salah? Ya. Liverpool mungkin lupa bahwa Klopp belum sepenuhnya teruji sebagai manager papan atas Eropa. Klopp memang membawa Dortmund juara Bundesliga Jerman dua musim beruntun tetapi Bundesliga adalah Bundesliga, liga jerman adalah liga domestik yang berbeda dengan Premier League Inggris.

Coba ingat tiap kali Liga Jerman akan bergulir, berapa kandidat juaranya? Atau mungkin pertanyaan yang lebih tepat adalah klub mana saja selain Bayer Muenchen yang berpotensi menjadi penantang utama perebutan gelar juara? Konteks pertanyaannya jelas menggambarkan betapa tingkat persaingan Bundesliga tidak seketat Liga Inggris.

Saat Liga Inggris dimulai, selalu terdapat banyak kandidat juara yang bermunculan walaupun tidak akan jauh-jauh dari Chelsea, Manchester United, Arsenal, Manchester City, Liverpool serta belakangan memasukkan juga nama Tottenham Hostpurs.  Selesai? Belum, karena setelah nama-nama klub besar (dan banyak duit) tersebut, terdapat klub-klub kuda hitam seperti Leicester City dan Everton yang siap mengacaukan analisa awal musim pengamat bola atau minimal mengganggu jatah klub-klub besar menuju pentas kompetisi Eropa.

Keseruan Liga Inggris bahkan bukan soal tim-tim elitnya saja tetapi juga tentang manager-manager yang berkiprah disana. Liga Jerman, Liga Spanyol dan Liga Italia sekalipun tidak akan mendapati manager sekelas Jose Mourinho, Arsene Wenger, Pep Guardiola, Pochettino, Rafa Benitez dan Jurgen Klopp sendiri berada di dalam satu kompetisi. Dengan kondisi demikian, jangan-jangan Liverpool terlalu dini menebar optimisme seputar potensi kesuksesan Liverpool bersama Klopp.

Jurgen Klopp mengarungi level kompetisi yang lebih berat ketimbang saat dirinya masih berkutat di Bundesliga Jerman. Tantangannya tidak sama lagi dan bagaimana Klopp masih nihil gelar sejauh ini mungkin memperlihatkan kesulitan yang dialaminya. Liverpool tampaknya tidak akan pernah sukses dengan Klopp sebagaimana sejarah juga mencatat ketiadaan manager asal Jerman yang memiliki prestasi di tanah Inggris.

Liverpool belum berhasil juara bersama Jurgen Klopp - Photo by clickliverpool.com
Jurgen Klopp dicatat Tranfermarkt sebagai Manager asal Jerman kedua dalam 20 tahun terakhir yang mencoba ketatnya persaingan di Liga Inggris. Catatan ini penting untuk dicermati pendukung Liverpool karena belum ada dalam sejarah seorang manager asal Jerman yang sukses di tanah Inggris dalam 20 tahun terakhir. Sosok asal Jerman sebelum Klopp yang terbilang gagal mengatasi persaingan ketat di Liga Inggris bahkan terhitung bukan sembarang orang. 

Adalah Felix Magath, manager yang membawa Bayer Muenchen juara Bundesliga Jerman dua musim beruntun pada musim 2004/2005 dan 2005/2006 dicatat Transfermarkt gagal total saat membesut Fulham. Pria yang juga memenangi Bundesliga Jerman pada musim 2008/2009 bersama Wolfsburg itu tidak berdaya menyelamatkan Fulham dari jurang degradasi diakhir musim 2013/2014.

Bagaimana fans Liverpool? Masih mengagungkan pencapaian dua kali juara Bundesliga dari seorang Klopp? Magath tiga kali lho juara Bundesliga. Oke, Magath mungkin ketiban sial menangani klub sekelas Fulham tapi mbokya masak sekedar menjaga agar tidak sampai degradasi saja tidak bisa? Prestasi tiga kali memenangkan Bundesliga seperti tidak berarti di kancah persaingan Liga Inggris.

Kalau anda masih penasaran, mari kita luaskan kriterianya tidak terbatas pada sosok pria Jerman saja tetapi juga memasukkan nama manager yang memiliki kiprah sebagai jawara Bundesliga. Dengan demikian kita dapat memasukkan nama Louis Van Gaal sebagai objek pembahasan.

Ini akan seru karena Van Gaal pernah menjuarai Bundesliga bersama Bayer Muenchen di musim 2009/2010. Van Gaal bahkan sudah sangat berpengalaman dengan titel juara berkat raihan juara Liga Belanda bersama Ajax dan AZ, juara La Liga bersama Barcelona bahkan pernah menjuarai Liga Champions bersama Ajax. Hmmm, Klopp bahkan baru sekedar mentas di partai final untuk kemudian gagal menjadi juara.

Manager dengan catatan CV sekelas Louis Van Gaal pun ternyata tidak bisa berbuat banyak di Premier League Inggris. Pencapaian terbaiknya bersama Manchester United hanyalah trofi juara FA Cup pada musim dimana MU gagal lolos ke Liga Champions. Tetap saja dianggap gagal. Nah dengan sosok seperti itu saja tetap tidak mampu berbuat banyak di Liga Inggris, bisa apa Jurgen Klopp di Liverpool?

Sebagai perbandingan, Pep Guardiola yang sukses di La Liga Spanyol dan Bundesliga Jerman saja sampai nihil gelar di musim perdana bersama Man City musim lalu. Bagusnya, pria Spanyol itu belajar banyak dan kini menjadikan The Citizen sebagai tim terdepan dalam perburuan gelar juara.

Klopp? Pria Jerman ini sudah lebih dulu merasakan ketatnya kompetisi di Inggris tapi tidak kunjung membuat Liverpool konsisten bertarung berebut gelar juara. Jadi kalau ada yang mengatakan Liverpool sulit juara bersama Klopp maka boleh jadi itu benar adanya.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.