Coutinho Membuat Iniesta Pergi Dari Barcelona Dengan Tenang

“Dia merupakan pemain yang mirip dengan Iniesta dalam banyak aspek” demikian pujian Gerrard Pique bek Barcelona dalam situs resmi Barca usai menyaksikan debut Philippe Coutinho bersama Barcelona. Mantan pemain Liverpool itu merasakan menit bermain perdananya bersama Barca saat Messi dkk menundukkan Espanyol 2-0 pada leg kedua fase perempat final Copa Del Rey di Camp Nou.
Coutinho memulai debut dengan menggantikan Iniesta - Photo by fourfourtwo.com
Pernyataan Gerrard Pique bak berjodoh dengan momen debut Coutinho. Pemain timnas Brazil itu kebetulan turun bermain dari bangku cadangan sebagai pengganti Andres Iniesta di menit ke 68. Sejak saat itu proyeksi masa depan Coutinho berkembang dari sebagai penerus Messi menjadi pewaris Iniesta.

Bukan hal yang berlebihan untuk mengatakan hal ini karena faktanya Coutinho memang mampu memerankan berbagai macam posisi di lini tengah terutama lini serang dengan baik. Entah sebagai gelandang serang atau penyerang sayap, Coutinho dapat memberikan kontribusi besar bagi tim. Persis seperti Andres Iniesta.

Who Scored mencatat pada musim terakhirnya di Liverpool sebelum hijrah ke Barca, Coutinho bermain sebagai gelandang tengah sebanyak 10 kali (termasuk sebagai gelandang serang) dan pada posisi itu Coutinho menyarangkan 5 gol dan melepas 3 assist. Sebaliknya saat bermain disisi sayap sebanyak 7 kali, Coutinho mencetak 7 gol dan 5 assist. Dari catatan ini terlihat bahwa Coutinho sangat tajam saat bermain sebagai penyerang sayap di kiri namun tetap maksimal sebagai gelandang serang. 
Aksi Coutinho dalam laga debutnya - Photo by hitc.com
Kedatangan Coutinho menjadi sinyal pergantian kepemimpinan di lini tengah Barcelona. Keputusan Iniesta menyudahi masa baktinya untuk Barcelona pada akhir musim ini rasanya belum akan terjadi jika duet sehati Xavi Hernandez itu belum menemukan sosok terbaik untuk menggantikannya. Yap, Iniesta ingin memastikan bahwa lini vital Barcelona baik-baik saja dengan kepergiannya. Jika bek legendaris Barca Carles Puyol memiliki suksesor di lini belakang dalam diri Gerrard Pique maka Iniesta menemukannya dalam diri Coutinho.

Apalagi Coutinho dikenal memiliki fleksibiltas di lini tengah. Seperti halnya Iniesta, Coutinho piawai mengisi sayap kiri dalam formasi 4-4-2 di lini tengah atau justru membentuk trio lini tengah dengan dua gelandang lain dalam formasi 4-3-3. Kedatangan Coutinho pada bursa transfer Januari kemarin tidak hanya jadi tambahan amunisi yang berharga bagi Barcelona musim ini saja tetapi juga untuk beberapa musim kedepan.

Proses Coutinho menjadi suksesor Iniesta pun dapat dikatakan berjalan mulus. “Coutinho pemain hebat dan beradaptasi dengan bagus pada tim” ujar Jordi Alba pada situs resmi Barca. Fakta kemudian tersaji ketika Coutinho akhirnya merasakan gelar juara saat Barcelona memenangi Copa Del Rey tahun ini dan sudah tak tertahankan untuk memenangkan gelar La Liga musim ini.

Setiap aksi dan kontribusi Philippe Coutinho seakan menjadi ucapan tanpa suara yang berkata pada Andres Iniesta "Tenang, lini tengah Barcelona tetap bertaji tanpamu. Perhatikan Coutinho dan lihat bagaimana dirinya siap meneruskan kinerja luar biasa yang sudah kamu persembahkan untuk Barcelona"

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.