Alexis Sanchez Resmi Gabung MU, Ini 3 Dampak Negatifnya Bagi Arsenal

Banyak yang mengatakan bahwa kemenangan telak 4-1 Arsenal atas Crystal Palace pada lanjutan Liga Inggris kemarin sebagai sebuah sinyal kesiapan klub asal London itu menghadapi kepergian Alexis Sanchez meninggalkan Arsenal. Benarkah demikian? Rasanya terlalu dini untuk menilai satu laga itu sebagai bukti bahwa Arsenal baik-baik saja tanpa bintang timnas Cile itu.

Alexis Sanchez adalah salahsatu pemain inti favorit Wenger - Photo by express.co.uk
Kepergian seorang pemain bintang dalam sebuah tim pasti akan memberi pengaruh entah pengaruh yang besar atau kecil. Tengok bagaimana orang-orang menyanjung kemenangan epic Liverpool atas Man City sebagai bukti kesiapan tim asuhan Jurgen Klopp ditinggal Philippe Coutinho. Apa yang terjadi selanjutnya? Liverpool justru takluk 0-1 dari tim juru kunci Swansea.

Alexis Sanchez, terlepas dirinya hanya mempersembahkan 2 gelar juara FA Cup selama 3,5 musim di Arsenal adalah sosok yang krusial dalam permainan tim asuhan Arsene Wenger. Pria berusia 29 tahun itu adalah sosok yang memiliki fleksibilitas tinggi di lini serang berkat kemampuannya bermain sebagai gelandang serang di belakang penyerang tengah, sebagai penyerang sayap bahkan oke-oke saja jika diposisikan sebagai penyerang tengah.

Arsenal tentu akan merasakan sejumlah dampak negatif dengan kepergian Alexis Sanchez ke MU. Setidaknya The Gunners akan merasakan tiga hal berikut dengan ketiadaan mantan pemain Barcelona itu dalam skuad :

Arsenal Kehilangan Salahsatu Sumber Gol

Who Scored mencatat Alexis Sanchez sebagai pemain tersubur kedua Arsenal setelah Lacazette. Striker baru Arsenal itu sudah melesakkan 9 gol di Liga Inggris sementara Alexis Sanchez telah menghasilkan 7 gol. Kepergian Sanchez dipastikan membuat Arsenal kehilangan salahsatu sumber gol mereka. Arsene Wenger harus banyak-banyak berdoa agar Giroud dan Wellbeck bisa segera tajam di lini depan Arsenal.

Alexis Sanchez pemain tersubur kedua di Arsenal musim ini - Photo by express.co.uk
Agresifitas Arsenal Akan Berkurang

Bermain di lini serang dengan fleksibilitas posisi membuat Alexis Sanchez menjelma menjadi pemain Arsenal yang paling agresif memberikan ancaman ke gawang lawan pada tiap laga. Who Scored memperlihatkan peraih juara Copa America 2015 bersama Cile itu mampu melesakkan 3.6 shoot per laga dan ini adalah catatan tertinggi dari seluruh pemain The Gunners. Arsenal harus mencari cara agar agresifitas mereka di lini serang tidak menurun usai kepergian Alexis Sanchez.

Arsenal Kehilangan Penghuni Skuad Inti

Ditilik dari menit bermain yang sudah diperolehnya, Alexis Sanchez dicatat Who Scored sebagai pemain ke 8 dengan menit bermain terbanyak bagi Arsenal di Liga Inggris musim ini. Pemain yang akrab dengan nomor punggung 7 itu sudah mendapatkan 1508 menit bermain dan itu menunjukkan betapa Arsene Wenger selalu menimbang namanya dalam daftar pemain yang akan diturunkan pada tiap laga. Menarik menunggu bagaimana Wenger merespon kepergian salahsatu pemain yang diandalkannya itu.

Bagi fans Arsenal sendiri, kelanjutan dari kemenangan telak Arsenal atas Crystal Palace patut untuk ditunggu. Apakah Arsenal baik-baik saja tanpa Sanchez? Jika Arsenal konsisten terus meraih kemenangan maka kita bisa mengatakan bahwa The Gunners baik-baik saja tetapi klub itu tetap sulit untuk konsisten meraih 3 poin di tiap laga maka fix bahwa kepergian Alexis Sanchez memberikan efek negatif bagi Arsenal.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.